Breaking News:

Efek Pandemi Corona Bikin Job Sepi, SPG Asal Surabaya Pilih Kerja Nakal untuk Makan dan Bayar Utang

Efek pandemi virus corona membuat seorang SPG asal Surabaya mengalami sepi job dan membuat diirnya nekat dan memilih kerja nakal.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Kompas.com
Ilustrasi SPG 

Setelah tujuh hari dari waktu pinjam, korban mencoba menghubungi tersangka.

Alih-alih diangkat, Ratna justru mematikan nomor ponselnya dan memilih tak menjawab pesan dan telepon korban.

"Dari situ korban curiga. Kemudian didatangi ke rumahnya."

"Ternyata juga menghindar. Karena motor tersebut tidak ada, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonokromo," kata Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto, Kamis (18/6/2020).

SPG Asal Surabaya Nekat Berbuat Nakal Demi Bayar Utang dan Makan
SPG Asal Surabaya Nekat Berbuat Nakal Demi Bayar Utang dan Makan (IST)

Setelah itu dilaporkan, Ratna pun dijemput paksa polisi di rumahnya tanpa perlawanan.

Kepada polisi, ia mengakui perbuatannya.

Motor Vario milik korban digadaikan kepada seseorang di wilayah Surabaya Utara dengan harga Rp 4 juta.

Pengakuan tersangka, uang tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan membayar utang.

Ia terlilit utang karena sepi job sebagai Sales Promotion Girl (SPG).

Makanya ia gelap mata dan melakukan aksi kejahatannya itu.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved