Breaking News:

PPDB Kota Malang

PPDB Zonasi SMA Kota Malang Sudah Ketat Sejak Hari Pertama, Pergeseran Sudah Terjadi

Seleksi PPDB SMA didasarkan pada 3 level, pertama, jarak domisili terdekat, usia calon peserta didik lebih tua dan waktu pendaftaran.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Pemantauan pergeseran pendaftar di jalur zonasi untuk SMAN memasuki hari pertama, Senin (22/6/2020). Domisili rumah agak jauh dari sekolah membuat berat bertarung di jalur zonasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pendaftaran PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) jalur zonasi untuk jenjang SMA mulai Senin (22/6/2020) sampai Rabu (24/6/2020).

Hari pertama, persaingan sudah terasa jika melihat data di web PPDB. Terutama pada jarak terjauh di tiap SMAN.

Untuk data pendaftar dengan jarak terdekat rumah ke sekolah relatif stagnan untuk sementara.

Calon siswa pendaftar yang rumahnya agak jauh dari sekolah kini untuk sementara sudah berat untuk lolos.

Namun data di SMAN 6, peserta zona perbatasan masih bisa diterima sementara di sekolah itu dengan jarak rumah-sekolah terjauh 6,8 Km.

Sedang sekolah pilihan kedua dan ketiga yaitu SMAN di Kabupaten Malang.

Sebelumnya, pendaftar terjauh dari zona perbatasan di SMAN 6 jarak rumah sekolah adalah 24,5 km. Pilihan kedua dan ketiga adalah SMAN di Kabupaten Malang.

Dalam aturan PPDB tahun ini, dalam sistemnya mengakomodir siswa dari perbatasan wilayah sebanyak satu persen.

Ema Sumiarti, Kepala Cabang Dindik Jatim wilayah Kota Malang dan Kota Batu menyatakan dalam PPDB zonasi lebih melihat ke jarak rumah-sekolah.

"Jadi, dalam memilih sekolah, pertimbangkan betul jaraknya karena ini dasarnya zonasi," kata Ema pada suryamalang.com, Senin (15/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved