Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

4 Dokter dan 30 Paramedis di Tulungagung Terinfeksi Corona

Selama masa pandemi virus corona, ada 34 tenaga medis di Tulungagung yang terinfeksi virus ini

Penulis: David Yohanes | Editor: isy
david yohanes/suryamalang.com
Kepala Dinkes Tulungagung sekaligus Jubir GTPP Covid-19 Tulungagung, dr Kasil Rokhmad. 

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Selama masa pandemi virus corona, ada 34 tenaga medis di Tulungagung yang terinfeksi virus ini. Mereka terdiri dari 4 dokter dan 30 paramedis.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, dr Kasil Rokhmad, para medis yang terinfeksi lebih banyak jumlahnya. Kasil menduga karena para medis lebih banyak bersama pasien dibanding dokter.

“Mayoritas sudah sembuh dan beraktivitas seperti biasanya. Hanya beberapa yang masih sakit, tapi kondisinya sudah membaik,” terang Kasil, yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung.

Lanjut Kasil, para medis banyak yang melayani di ruang perawatan isolasi bersama pasien.

Mereka harus berjaga bergiliran selama 24 jam di ruang perawatan, di antara mereka adalah perawat, bidan, apoteker dan tenaga gizi.

“Tenaga gizi misalnya, mereka tiga kali dalam sehari harus mengatar makanan pasien ke ruang isolasi,” ungkap Kasil.

Paramedis yang tertular mayoritas di RSUD dr Iskak.

Untuk memaksimalkan pencegahan penularan, Dinkes memaksimakan program Pencegahan Penyakit Infeksius (PPI).

Di antaranya menyediakan alat pelindung diri (APD) untuk paramedis yang menangani pasien.

“Kami memenuhi kebutuhan gizi para medis yang tertular secara maksimal,” sambung Kasil.

Saat ini pemerintah tengah mendata paramedis yang terlibat penanganan Covid-19, untuk mendapatkan tambahan tunjangan.

Penularan Covid-19 di kalangan tenaga medis juga menimbulkan fobia di antara mereka.

Namun hal ini dianggap wajar, karena saat awal pandemi, virus ini tingkat penularannya sangat tinggi.

“Tapi sebagai tenaga medis, mereka tetap menjalankan tugasnya,” ujar Kasil.

Lebih jauh Kasil mengungkapkan, saat ini keganasan virus ini mulai melemah.

Hal ini penting diketahui para tenaga medis, agar mereka tidak mengalami ketakutan yang berlebihan.

Hingga saat ini belum ada tenaga medis di Tulungagung yang menjadi korban Covid-19.

Saat ini jumlah pasien corona akumulatif di Tulungagung sebanyak 231 orang, tiga di antaranya meninggal dunia karena mempunyai penyakit penyerta.

Sedangkan yang sudah sembuh sejumlah 168 pasien, atau 72,73 persen.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved