Senin, 27 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Sosok Begal Pantat di Kota Malang, Ternyata Sedang Ditinggal Istri

Polisi telah menangkap pelaku begal pantat yang sempat beraksi di Jalan Sunan Muria, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang

Editor: Zainuddin
Facebook.com
Pria tak dikenal melecehkan wanita berinisial S (30) di Perumahaan Garden Sigura Gura, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (24/6/2020) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Polisi telah menangkap pelaku begal pantat yang sempat beraksi di Jalan Sunan Muria, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (24/6/2020) sore.

Kini begal pantat berinisal AJ alias Andrie (30) itu telah mendekam di penjara Polsek Lowokwaru.

Sempat beredar aksi begal pantat yang dilakukan pria asal Jalan Pasar Besar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen ini.

Dalam kasus ini polisi menyita motor Honda Vario nopol N 4546 AA, jaket, dan topi yang dipakai saat pelaku beraksi.

Kepada petugas, Andrie mengaku beraksi karena iseng dan tidak kuat menahan hasrat.

Andrie menyebut telah ditinggal pergi istri dan anaknya ke Bali sejak 21 Juni 2020.

"Pelaku ini mengaku iseng dan spontan saat beraksi," kata Ipda Zainul Arifin, Panit I Reskrim Polsek Lowokwaru kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (27/6/2020).

Sebelumnya, pria tak dikenal melecehkan wanita berinisial S (30) di Perumahaan Garden Sigura Gura, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (24/6/2020) sekitar pukul 16.25 WIB.

Suami korban, Iwan mengatakan pelaku memanfaatkan kondisi lingkungan perumahaan yang cukup sepi.

"Biasanya kawasan itu cukup ramai pada jam segitu. Namun entah mengapa saat kejadian kondisinya cukup sepi, bahkan hampir tidak ada lalu-lalang kendaraan," ujar Iwan kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (25/6/2020).

Iwan baru tahu pelecehan itu setelah diberi tahu istrinya.

"Istri saya langsung cerita kepada saya. Saya langsung mengecek rekaman CCTV di dekat lokasi," bebernya.

Dalam rekaman CCTV itu terlihat pelaku beraksi sendiri.

Pelaku sempat memutar balik motor Honda Vario warna putih yang dikendarainya di depan pos satpam.

"Kalau tidak salah pelaku pakai jaket warna hitam putih, dan memakai celana pendek."

"Pelaku tidak pakai helm, dan hanya pakai topi serta memakai masker," tambahnya.

Sebenarnya S sempat teriak saat kejadian.

"Mungkin karena jaraknya yang cukup jauh dengan pos satpam, satpam tidak mendengar teriakan istri saya," tandasnya.(Kukuh Kurniawan)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved