Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Masuk Bromo Bakal Lebih Ketat, Ada Wacana Pakai Syarat Rapid Test bagi Wisatawan

hasil rapid test diwacanakan sebagai syarat wajib agar bisa berwisata ke Gunung Bromo.

SURYAMALANG.COM/Beni Indo
John Kenedie, Kepala Balai Besar TNBTS. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Jelang dibukanya wisata Gunung Bromo pada 1 Agustus 2020, wisatawan tampaknya harus merogoh kocek lebih dalam agar bisa memasuki wisata alam tersebut. Pasalnya, hasil rapid test diwacanakan sebagai syarat wajib agar bisa berwisata ke Gunung Bromo.

"Sementara ini ada syarat rapid test. Namun  kelanjutannya masih kami bahas nantinya.  Apakah itu harus ada surat sehat, kesimpulannya masih belum clear juga," ujar Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie ketika dikonfirmasi, John Kenedie ketika dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020).

Wacana penyertaan hasil rapid test atau surat keterangan sehat adalah berdasarkan surat edaran dari Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

"Dari Ditjen harus rapid test atau surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan, Puskesmas atau Klinik," terang John.

John mengatakan keputusan syarat rapid test ternyata diserahkan kepada setiap kepala daerah yang membawahi wilayah administratif kawasan TNBTS.

"Keputusan ini juga tergantung pada Pemerintah Kabupaten masing-masing, melalui tim gugus tugas COVID-19," beber John.

Persiapan terkini, pihak TNBTS tengah melakukan sosialisasi kepada pelaku wisata maupun pemilik usaha yang berada di wisata Gunung Bromo.

Sosialisasi itu meliputi perihal skenario protokol kesehatan yang akan diterapkan saat Gunung Bromo dibuka kembali.

"Sasaran sosialisasi yakni dengan sopir jeep misalnya, ya meliputi mengatur tempat duduknya seperti apa, kemudian persiapan mobilnya harus disterilkan dahulu. Juga termasuk suhu tubuhnya seperti apa, inilah yang harus dipersiapkan," jelas John.

John menghimbau kepada para wisatawan agar merubah kebiasaan berwisata di kawasan  Gunung Bromo.

"Wajib patuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, lalu cuci tangan yang akan kita persiapkan tempatnya. Rentang waktunya satu bulan ini masih kami siapkan fasilitas, sosialisasi dan simulasi," tutupnya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved