Breaking News:

Virus Corona di Sidoarjo

2 Rumah Sakit untuk Ibu Hamil dan 3 Rumah Sakit Tambahan untuk Rujukan Pasien Covid-19 di Sidoarjo

ima rumah sakit tambahan itu dibagi dua jenis pelayanan.Tiga rumah sakit rujukan pasien covid-19 dan dua rumah sakit untuk pelayanan ibu hamil.

SURYAMALANG.COM/M Taufik
ILUSTRASI - Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat mengunjungi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Sidoarjo, Selasa (31/3/2020) 

"Karena memang baru reaktif hasil rapid test," ujar dokter Syaf.

Nah, antisipasi untuk penanganan ibu hamil yang terpapar covid-19, Gugus Tugas menyiapkan rumah sakit khusus.

Tujuannya, agar perawatannya bisa lebih maksimal.

Sedangkan tiga rumah sakit tambahan untuk pasien covid-19, memang sejak beberapa waktu lalu sudah sangat dibutuhkan.

Karena tujuh rumah sakit yang ada sudah penuh bahkan overload sehingga para pasien covid-19 dirawat di IGD RSUD Sidoarjo, dan sebagian sampai dirujuk ke luar kota.

"Sempat ada 14 orang pasien covid-19 yang dirujuk ke Surabaya karena rumah sakit di Sidoarjo sudah tidak mampu menampung," ungkap Syaf.

Selain itu ada satu pasien yang dirujuk ke Madiun. Namun, rujukan ke Madiun itu memang karena rumah si pasien berada di sana.

Sejauh ini, kasus covid-19 di Sidoarjo sudah tembus 1.704.

Dari jumlah itu ada 254 pasien sembuh, 117 meninggal dunia, dan 1.333 menjalani perawatan. Angka PDP tembus 815 dan ODP-nya 1.366 orang.

Diakui dokter Syaf, jika dibandingkan jumlah kasus di Sidoarjo, jumlah ruang perawatan dan isolasi memang masih kurang.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved