Virus Corona di Jatim

MPLS di Tengah Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Jatim Izinkan Peserta Didik Ke Sekolah 2-3 Jam

Dinas Pendidikan Jatim membolehkan peserta didik kunjungan ke sekolah antara 2-3 jam meski sebelumnya meminta sekolah melakukan MPLS daring

ISTIMEWA
Panduan untuk kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) secara daring mulai Senin (13/7/2020) dari Dindik Jatim. Kepala Dinas kini izinkan peserta ke sekolah 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dr Wahid Wahyudi MT, Kadindik Jawa Timur membolehkan peserta didik diberi kesempatan kunjungan ke sekolah antara 2-3 jam.

Namun syaratnya harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat untuk pencegahan Covid-19.

Hal ini disampaikan Wahid saat pembukaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) secara daring di gedung Grahadi Surabaya, Senin (13/6/2020).

"Harus diatur bertahap oleh sekolah," jelas Wahid dalam MPLS yang disiarkan lewat youtube Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Penyemprotan disinfektan usai kegiatan Tes Potensi Belajar (TPB) di SMAN 2 Kota Malang, Senin (13/7/2020). TPB untuk penjurusan. Kelas ini tadi diisi 11 siswa.
Penyemprotan disinfektan usai kegiatan Tes Potensi Belajar (TPB) di SMAN 2 Kota Malang, Senin (13/7/2020). TPB untuk penjurusan. Kelas ini tadi diisi 11 siswa. (SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati)

Namun secara umum, MPLS dilaksanakan secara daring selama tiga hari sejak Senin (13/7/2020) hingga Rabu (15/7/2020).

Namun bisa ditambah lagi dua hari. Tujuan MPLS untuk lebih mengenalkan sekolah, kegiatan belajar mengajarnya dan target yang harus dicapai siswa.

Adanya kebijakan membolehkan siswa baru ke sekolah sebentar, dimanfaatkan SMAN 2 dengan diadakan Tes Potensi Belajar (TPB) selama 8 hari.

Empat hari di minggu ini dan empat hari di pekan depan.

Sedang siswa yang tidak ada jadwal TPB, maka PLS daring di rumah. Sehari 43 siswa dari jumlah siswa baru 340 orang.

"Memang ada nota dinas dari Dindik Jatim. Siswa boleh ke sekolah sebentar," kata Hariyanto. Karena itu siswa digilir datangnya.

Setelah TPB selama 150 menit, mereka diajak melihat lingkungan sekolah sebentar dan kemudian pulang.

Saat pulangpun dipantau petugas agar tidak bergerombol menunggu jemputan. Ada yang menunggu ojek online dan dijemput orangtua.

"Langsung pulang ya," kata petugas sekolah pada siswa baru yang masih memakai seragam SMP biru putih.

MPLS daring jenjang ada yang menggunakan aplikasi google meet, zoom dan google classroom.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved