Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Sempat Dikabarkan Positif, Seluruh Staff Puskesmas Banyu Urip Surabaya Negatif Setelah Swab Kedua

Kepala Puskesmas Banyu Urip, dr Tenny Septania, mengatakan para karyawan itu negatif berdasarkan pemeriksaan swab test PCR kedua

kolase suryamalang.com
Update virus corona di Malang 25 Juni 2020 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Sebanyak 21 karyawan dan staff Puskesmas Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, dikabarkan terpapar virus corona (Covid-19), Selasa (14/7/2020). Merespon hal itu, Kepala Puskesmas Banyu Urip, dr Tenny Septania, mengatakan para karyawan itu negatif berdasarkan pemeriksaan swab test PCR kedua.

"Yang 21 positif itu kemarin kan swab ulang, Alhamdulillah hasilnya hari ini sudah ada negatif. Tadi barusan saya terima baru beberapa menit yang lalu," kata Tenny, saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2020).

Lebih lanjut, Tenny pun menceritakan awal mula laporan ke Camat Sawahan yang menyebut ada 21 orang didiagnosa positif corona setelah menjalani tes swab PCR.

Puskesmas Banyu Urip Lapor 59 Karyawan Positif Corona, Begini Penjelasan Camat Sawahan Surabaya

"Sebetulnya gini 30 Juni seluruh karyawan diswab karena ada 1 dokter yang positif. Tapi hasil itu baru keluar 12 Juli. Tanggal 13 Juli kami swab ulang yang positif dan Alhamdulillah semua dinyatakan negatif," jelasnya.

Dengan hasil itu, ia pun memastikan pada esok hari seluruh karyawan akan kembali bertugas.

"Besok sudah masuk semua, hari ini yang negatif yang tugas. Besok diharapkan masuk semua," ujarnya.

Sementara dalam hal menjamin kesehatan para keluarga karyawan, pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan serupa. 

"Kami ajukan untuk yang OTG, kontak erat keluarga yang di rumah," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved