Berita Malang Hari Ini
Si Semut Hitam, Mobil Rescuer UPT Damkar Kota Malang Dari Hasil Modifikasi Mobil Dinas Satpol PP
Selain digunakan sebagai penyelamatan manusia, mobil tersebut dapat dipakai sebagai mobil penyelamat hewan atau satwa.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang kini memiliki sebuah mobil rescuer.
Nampak mobil berwarna merah dengan nopol N 113 AP tersebut telah terparkir rapi di garasi UPT Damkar Kota Malang. Berdampingan dengan mobil mobil truk pemadam kebakaran yang berukuran lebih besar.
Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, mobil tersebut sebenarnya milik Satpol PP Kota Malang.
"Namun oleh Satpol PP Kota Malang, kendaraan dengan merk Toyota Kijang tersebut tidak digunakan sama sekali. Sehingga akhirnya kami ambil lalu kami lakukan langkah modifikasi," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Selasa (14/7/2020).
Usai dilakukan langkah modifikasi, mobil tersebut kemudian dijadikan sebagai kendaraan rescuer.
"Sehingga dalam mobil tersebut berisi berbagai peralatan penyelamat, seperti tangga, tali, dan peralatan komunikasi. Selain digunakan sebagai mobil rescuer, mobil ini juga dapat dijadikan sebagai mobil pos komando," jelasnya.
Teguh Budi juga menerangkan bahwa selain digunakan sebagai penyelamatan manusia, mobil tersebut dapat dipakai sebagai mobil penyelamat hewan atau satwa.
"Bila ada laporan dari masyarakat terkait evakuasi sarang tawon atau ular, maka kendaraan ini yang pertama kali meluncur ke lokasi kejadian. Dan selama dua pekan, kendaraan rescuer ini telah melakukan lebih dari 10 kali evakuasi sarang tawon dan ular," tambahnya.
Selain itu, di bagian depan kendaraan terpasang winch yang berukuran tidak terlalu besar namun sangat kuat.
"Winch tersebut bisa menarik beban sampai 500 kg lebih. Bahkan kami pernah mencoba menarik mobil sedan, winch tersebut masih kuat untuk menarik," bebernya.
Uniknya lagi, mobil rescuer itu juga telah resmi diberikan nama oleh para personel UPT Damkar Kota Malang.
"Kami beri nama Semut Hitam. Inspirasi penamaan, karena memang melihat dari aktivitas yang dilakukan hewan semut hitam. Karena semut hitam kalau bekerja dengan gotong royong, sehingga diharapkan penamaan tersebut dapat memotivasi personel Damkar Kota Malang bekerja saling menguatkan dan saling bekerja sama," tandasnya.