Pilbup Malang
Bila Tak Ada Koalisi, PKB Siap Jalan Sendiri di Pilbup Malang 2020
Bila tidak ada koalisi, PKB siap berjalan sendirian di Pemilihan Bupati atau Pilbup Malang 2020.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Bila tidak ada koalisi, PKB siap berjalan sendirian di Pemilihan Bupati atau Pilbup Malang 2020.
PKB memiliki 12 kursi di DPRD Kabupaten Malang.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Muslimin raihan 12 kursi itu sudah cukup untuk menyaingi petahana di Pilbup Malang.
"Kami juga sedang komunikasi dengan partai lain, seperti Partai Golkar. Sebelum pendaftaran, kami terus komunikasi," kata Muslim kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (19/7/2020).
PKB digadang-gadang bakal mengusung dr Umar Usman untuk melawan petahana.
Muslimin mengakui bisa saja kader PKB yang bakal mendampingi dr Umar Usman.
Sejauh ini nama yang mencuat adalah Ali Murtadlo alias Gus Tadlo.
"Soal itu memang bisa jadi Gus Tadlo," jelas Muslimin.
Muslimin menampik rumor Samsul Arif merapat ke PKB jelang Pilbup Malang 2020.
Saat ini baliho dan papan banner adik kandung Imam Nahrawi tersebut sudah terpasang di berbagai jalan protokol Kabupaten Malang.
Banner itu menyuarakan informasi imbuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Dalam banner itu tidak ada tulisan calon bupati atau wakil bupati. Jadi itu hanya banner imbauan Covid-19," terang Muslimin.
Sementara itu, pasangan Muhammad Sanusi-Didik Gatot Subroto sudah berencana memenangkan Pilbup Malang dengan strategi kampanye hemat alias irit anggaran.
"Kami akan patuhi aturan KPU tentang kampanye. Jika nanti harus kampanye virtual, kami akan patuhi," ungkap Didik Gatot Subroto.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang itu belum bisa menerangkan secara gamblang jumlah anggaran yamg akan digelontorkan.
"Belum waktunya bicara soal total dana," ujarnya.
Menurutnya, masih ada proses yang harus dilakukan tim pemenangan Sanusi-Didik alias SanDi.
"Kami sedang menyusun dan memperhitungkan dana kampanye agar sesuai koridor hukum," katanya.
Didik juga memastikan sumber dana kampanye sesuai aturan.
"Kami ingin kebutuhan dana secara arif dan murah. Kami lebih menerapkan kampanye edukatif," beber Didik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pkb-sekda-malang-pilkada-malang-usman-umar.jpg)