4 Fakta Unik Sapi Jokowi di Idul Adha 2020, dari Makan Ampas Tahu, Mandi Siang dan Karpet Tidurnya

Berbagai fakta unik sapi Jokowi di Idul Adha 2020, diantaranya karpet tidurnya yang harganya capai Rp 2 Juta hingga mandi siang agar tidak masuk angin

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
shutterstock via kompas.com
Fakta Unik Sapi Jokowi di Idul Adha 2020 

Seusai mengamuk dua jam, sapi itu kembali tenang dan dibawa ke tempat penyembelihan hewan kurban.

Sapi seberat 1,04 ton sumbangan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tiba di Masjid Al Akbar Surabaya
Sapi seberat 1,04 ton sumbangan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tiba di Masjid Al Akbar Surabaya (SURYAMALANG.COM/Tony Hermawan)

2. Mandi di siang hari, agar tak masuk angin

Di Kabupaten Gresik, Presiden Jokowi membeli sapi peranakan ongole dengan bobot 1,04 ton untuk kurban.

Sapi berwarna putih itu tingginya 159 sentimeter, panjang 186 sentimeter dan lingkar tubuhnya 234 sentimeter.

Ukurannya yang besar tidak terlepas dari cara perawatan yang istimewa, termasuk makanannya yang bernutrisi tinggi.

"Cuma yang dimakan sehari-hari itu protein-protein tinggi. Ada slamper (tumpi jagung), tepung kedelai, dan yang penting itu yang hijau-hijau (rumput segar)," kata Sholeh.

Cara memandikannya pun tidak sembarangan agar tidak masuk angin, yakni harus dilakukan pada siang hari.

"Risikonya sapi besar itu ya begitu. Kalau dimandikan terlalu sore atau malam itu biasa masuk angin. Begitu juga kalau terlalu pagi," jelasnya.

3. Upin, sapi kembar Jokowi yang sering menang kontes

Presiden Jokowi memilih sapi jenis simental seberat 1 ton untuk kurban Idul Adha di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sapi bernama Upin itu dibeli dari Suyatno, warga Desa Lawoila, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.

Sebelum dijual, sapi Upin itu sering memenangkan kontes bersama sapi milik Suyatno lainnya, Ipin.

Terakhir, kedua sapi itu memenangkan kontes di Konawe pada 2019.

Sapi yang dijual di lapak penjualan hewan kurban di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Sampang.
Sapi yang dijual di lapak penjualan hewan kurban di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Sampang. (SURYAMALANG.COM/Hanggara Pratama)

“Yang dinilai itu beratnya, saat itu Upin dan Ipin berusia 2 tahun dan beratnya saat itu sekitar 535 kilogram. Tapi yang dibeli untuk sapi kurban Presiden itu, hanya Upin,” kata Suyatno, Rabu (29/7/2020).

Suyatno mengaku tidak menyangka sapinya dibeli Presiden Jokowi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved