Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Wawali Kota Malang Tanam Pohon Cokelat Di TPU Sukorejo Blimbing, Program Penanaman Pohon Kenangan

Didampingi Kasat Intel Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono dan Kepala UPT PPU, Taqruni Akbar, Sofyan Edy Jarwoko menanam pohon cokelat di sela makam

TribunJatim/Kukuh Kurniawan
Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko saat menanam secara simbolis pohon cokelat di TPU Sukorejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (4/8/2020). 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko tanam pohon cokelat di TPU Sukorejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (4/8/2020).

Penanaman pohon cokelat ini merupakan bagian atau memanfaatkan Program Penanaman Pohon Kenangan.

Dengan didampingi Kasat Intel Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono dan Kepala UPT PPU, Taqruni Akbar, Sofyan Edy Jarwoko menanam pohon cokelat di sela- sela makam.

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko mengatakan bahwa gagasan program tersebut sangatlah bagus.

"Bila terdapat warga atau ahli waris yang sudah menyadari, dan ingin membangun kawasan makam serta memberikan sumbangan satu pohon, tentu itu sangatlah bagus. Dan terkait hal tersebut, sudah diimbau beberapa waktu lalu dan program ini sudah berjalan dengan baik," ujar Bung Edi, panggilan akrabnya, Selasa (4/8/2020).

Ia menyebut ada manfaat yang baik, bila pemakaman umum akan banyak ditanami pepohonan.

"Tentunya dapat juga berfungsi sebagai reboisasi, agar kawasan makam semakin hijau," tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT PPU DLH Kota Malang, Taqruni Akbar mengungkapkan bahwa pihak ahli waris bisa ikut berpartisipasi dalam program tersebut.

"Para ahli waris bisa menyumbangkan pohon ke UPT dengan meniatkan atas nama keluarganya yang meninggal. Ini juga sebagai bentuk bersedekah oksigen," bebernya.

Dirinya juga menambahkan bahwa memang pihaknya sengaja memilih pohon cokelat untuk ditanam di TPU Sukorejo.

"Memang kami sengaja memilih pohon cokelat. Karena rencana ke depan, TPU Sukorejo akan kami jadikan sebagai lokasi makam yang berpotensi wisata dan jauh dari kengerian," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved