Berita Sidoarjo Hari Ini
Akhir Pelarian Pembunuh Janda di Sidoarjo, Sempat Sembunyi di Surabaya dan Malang
Bayu Andi Irawan (32) sempat sembunyi di Malang dan Surabaya setelah membunuh Irine Siska Widyastuti (43) di Sidoarjo.
SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Bayu Andi Irawan (32) sempat sembunyi di Malang dan Surabaya setelah membunuh pacarnya, Irine Siska Widyastuti (43) di perumahan Alam Juanda, Sedati, Sidoarjo.
Setelah pembunuhan itu, pria asal Karangploso, Kabupaten Malang itu mengambil mobil HRV nopol L 1487 IU milik korban.
Dia pulang ke rumahnya di Malang mengendarai mobil milik janda tersebut.
Lalu terangka menitipkan mobil itu ke temannya di Malang.
Untuk menghilangkan jejak, dia ganti nomor handphone dan membuang ponselnya.
Menukar dengan ponsel lain, lalu dia berangkat ke Surabaya naik angkutan umum.
Pria lulusan teknik informatika ini berpindah-pindah lokasi di Surabaya, mulai kawasan Ampel, Jojoran, Medokan, dan pernah tidur di SPBU.
Tersangka juga mengaku sempat kos di Surabaya.
Begitu sadar jadi buruan polisi, dia langsung kabur.
Sampai akhirnya, dia terdeteksi ketika sedang berada di sebuah tempat bermain game online.
Sekitar satu bulan pelarian, pelaku pembunuhan ini berhasil diringkus petugas.
"Karena kepergok, dia tidak bisa kabur. Dan tersangka langsung dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan," kata Kombes Pol Sumardji,
Kapolresta Sidoarjo.
Kecurigaan polisi terhadap Bayu berawal ketika petugas sedang melakukan penyelidikan atas kematian Irine. Semua orang dekatnya dimintai keterangan.
Petugas dapat informasi bahwa Irine dekat dengan Bayu. Tapi pria itu tidak bisa dihubungi ponselnya. Kemudian didatangi ke rumahnya di Malang juga tidak ada.
Kecurigaan petugas dikuatkan dengan beberapa alat bukti dan keterangan saksi lain. Dari sana, akhirnya terungkap bahwa Bayu adalah pelaku utama pembunuhan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suryamalangcom-berita-terkini-malang-arema-dan-jawa-timur.jpg)