Ranking 14 Jenis Masker untuk Lindungi Diri dari Covid-19, Masker Kain Katun Tiga Lapis di Posisi 3
Inilah ranking urutan 14 masker mulai dari yang tidak aman hingga yang paling aman melindungi diri dari virus corona atau Covid-19.
Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
Penulis: Frida Anjani Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Inilah ranking urutan 14 masker mulai dari yang tidak aman hingga yang paling aman melindungi diri dari virus corona atau Covid-19.
Peneliti membandingkan sejumlah jenis masker untuk meneliti seberapa effektif masker saat melindungi diri agar tidak tertular Covid-19.
Dari penelitian yang dilakukan, diketahui jika masker kain katun tiga lapis menempati posiis ketiga sebagai masker yang aman agar terhindar tertular dari Covid-19.
Demi mengurangi penyebaran Covid-19, kita wajib memakai masker wajah yang berfungsi melindungi diri dan orang di sekitar kita, agar tidak terpapar percikan air liur.

Namun, jika kita memakai pelindung leher (neck gaiter) atau bandana untuk bergaya sekaligus menjadikannya masker, ketahuilah bahwa kedua item itu tidak efektif melindungi kita dari paparan virus corona, menurut penelitian terbaru.
Melansir dari Kompas.com, para ilmuwan di Duke University, Carolina Utara, AS, membandingkan 14 jenis masker wajah yang berbeda, termasuk masker dua lapis dan tiga lapis, masker N95, pelindung leher, dan bandana tradisional.
Mereka mengukur berapa banyak percikan air liur yang masuk melalui kain saat pemakainya berbicara.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances ini mengungkap, beberapa masker bekerja dengan baik, namun bandana nyaris tidak memberi perlindungan terhadap transmisi tetesan air liur.
Selain itu, memakai masker dari pelindung leher yang diuji justru memungkinkan terpapar lebih banyak percikan air liur, dibandingkan jika seseorang tidak memakai masker sama sekali.
Pelindung leher dan bandana tidak mencegah Covid-19
Tim peneliti dari Duke University tidak mempelajari mengapa beberapa masker bekerja lebih baik dibandingkan masker wajah lain.
Akan tetapi, jenis kain dan masker yang ketat sesuai ukuran wajah kita adalah komponen kunci yang membuat pelindung wajah menjadi efektif, demikian menurut penulis utama studi Martin Fischer, Ph.D., profesor penelitian kimia di Duke University.
Bandana meninggalkan celah besar di bawah mulut kita saat partikel air liur keluar ketika kita berbicara atau bernapas.
Sedangkan, pelindung leher lapisan tunggal berbahan polyester yang diteliti oleh tim Fischer, dapat menyebarkan tetesan air liur menjadi beberapa percikan yang lebih kecil, yang meningkatkan jumlah percikan secara keseluruhan.