Ranking 14 Jenis Masker untuk Lindungi Diri dari Covid-19, Masker Kain Katun Tiga Lapis di Posisi 3
Inilah ranking urutan 14 masker mulai dari yang tidak aman hingga yang paling aman melindungi diri dari virus corona atau Covid-19.
Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
Selain memungkinkan lebih banyak percikan air liur terhirup seseorang, percikan yang lain akan tetap melayang di udara lebih lama akibat gravitasi.
Kondisi itu menambah risiko paparan lebih besar bagi orang-orang di sekitar kita, jika kita menutupi mulut dengan pelindung leher saat melewati seseorang di jalan sempit atau berada di dalam gerbong kereta yang penuh.
Masker wajah yang memberi perlindungan terbaik
Tim Fischer berpendapat, N95 adalah masker terbaik karena memiliki segel yang rapat dan bahan tebal.
Namun, masker N95 versi katup kurang memberi perlindungan.
Pekan lalu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengingatkan bahwa masker dengan katup atau ventilasi pernapasan tidak mencegah pemakainya untuk menularkan Covid-19 ke orang lain.
Sederhananya, kita hanya membiarkan semua udara yang kita hembuskan mengalir keluar masker.
Sedangkan, masker bedah tiga lapis berada di urutan kedua dalam memberikan perlindungan dari paparan virus, diikuti perpaduan bahan katun/polyester tiga lapis.
Semakin banyak lapisan kain, maka semakin baik kain tersebut dalam melindungi kita. Masker tiga lapis membantu menurunkan jumlah tetesan air liur yang dapat melayang di udara, dibandingkan masker kain dua lapis atau satu lapis.
Masker N95 yang ketat bekerja lebih baik, namun masker ini harus diberikan kepada tenaga medis, kata Fischer.
Sementara itu, lanjut Fischer, masker berbahan katun menghalangi sekitar 80 persen tetesan air liur, yang baik untuk penggunaan sehari-hari.
Jika kita hanya mempunyai pelindung leher sebagai penutup wajah, kita tetap bisa memakainya. Namun Fischer menyarankan, lipat pelindung leher sebanyak dua atau tiga kali untuk meningkatkan kemampuan perlindungan.
Secara keseluruhan, semakin ketat masker dengan wajah dan semakin banyak lapisan kain, maka semakin baik perlindungan yang ditawarkan.
Jika kita bisa melihat cahaya melalui kain, artinya penutup wajah tersebut tidak akan memberikan banyak perlindungan, kata Fischer.