Virus Corona di Jatim

Update Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Kembali Melonjak Dipicu Klaster Baru dari Banyuwangi

Dengan pertambahan kasus baru hari ini, maka jumlah kasus kumulatif terkonfirmasi covid-19 di Jawa Timur mencapai 29.715 kasus.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh
Kasus Covid-19 di Jatim Per 21 Agustus 2020 

Penulis : Fatimatuz Zahro , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jumlah Kasus positif Covid-19 baru di Jatim masih tinggi hingga saat ini.  

Untuk hari ini, Jumat (21/8/2020), total ada penambahan kasus baru terkonfirmasi covid-19 sebanyak 458 kasus.

Dengan pertambahan kasus hari ini, maka jumlah kasus kumulatif terkonfirmasi covid-19 di Jawa Timur mencapai 29.715 kasus.

Tim pakar Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan bahwa penambahan kasus baru terbanyak adalah dari Kabupaten Sidoarjo sebanyak 119 kasus.

Kemudian terbanyak kedua adalah dari Kota Surabaya ada sebanyak 112 orang.

Kemudian disusul dengan pertambahan yang cukup besar dari Kabupaten Banyuwangi yaitu sebanyak 73 orang.

“Tambahan hari ini cukup banyak ada sebanyak 400 lebih. Kalau second wave tidak, tapi memang karena hari ini ada tambahan klaster baru yang jumlahnya cukup banyak. Total ada 77 orang yang masuk dalam klaster baru di Banyuwangi,” kata Jibril.

Dikatakan Jibril bahwa klaster baru yang saat ini menjadi perhatian adalah klaster dari salah satu pondok pesantren di Kabupaten Banyuwangi.

Mulanya klaster baru tersebut ditemukan setelah ada empat santri yang kedapatan reakif dalam rapid test. Yang kemudian dikembangkan dengan melakukan tracing sebanyak 502 orang santri di pondok pesantren tersebut.

Yang kemudian didapatkan ada sebelum 96 orang reaktif dan setelah di swab didapatkan total ada sebanyak 77 santri pondok pesantren tersebut yang positif covid-19.

Penanganan terhadap klaster ini terus dilakukan dengan melakukan isolasi dengan koordinasi Dinas Kesehatan setempat.

Lebih lanjut disampaikan Jibril bahwa saat ini tak kalah menjadi perhatian adalah Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya yang saat ini masih bertahan menjadi zona merah.

Jibril mengingatkan bahwa dengan status sebagai zona merah, saat ini di dua kabupaten dan kota tersebut sudah ada transmisi lokal.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved