Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Tiap Tahun Ada Saja Bangkai Penyu Mulut Penuh Sampah Plastik Terdampar di Pantai Bajulmati Malang

Dulu ancaman penyu bertahan hidup hanya predator. Kini, sampah plastik menjelma sebagai ancaman bagi penyu.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Anak penyu di Pantai Bajulmati Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Dulu ancaman penyu bertahan hidup hanya predator. Kini, sampah plastik menjelma sebagai ancaman bagi penyu.

Setiap tahun, Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) terkadang mendapati bangkai penyu dalam kondisi yang tak wajar. 

"Beberapa bangkai penyu terdampar di pantai yang kami temukan kelihatan di mulutnya (penyu) ada plastik," ujar Sutari, Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) ketika dikonfirmasi.

Sutari mengungkapkan, penemuan bangkai penyu terdampar di pinggir Pantai Bajulmati marak sejak tahun 2018.

"Tahun 2018 ada 1 bangkai jenis penyu sisik. Lalu tahun 2019 ada dua bangkai, jenis penyu hijau dan penyu sisik. Untuk tahun 2020 masih nihil," beber Sutari.

Ketika mendapati keanehan di bangkai penyu, Sutari penasaran.

Lalu dibedahlah tubuh bangkai penyu tersebut.

"Tiap ada plastik di mulutnya kami bedah ternyata ada plastik berwarna putih," ungkap Sutari.

Sutari menduga plastik tersebut berasal dari pembuangan sampah yang tidak bertanggung jawab.

"Plastiknya ya putih seperti kresek. Kan kalau kena air laut warnanya luntur jadi putih. Ironisnya tak sengaja dimakan penyu," kata Sutari.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved