Breaking News:

Virus Corona di Jatim

Unair Segera Patenkan Senyawa Bakal Calon Obat Spesifik Covid-19, Terkait Formula Penelitian Otentik

Pihak Unair memutuskan untuk mematenkan senyawa atau bakal calon obat ini terlebih dahulu karena berkaitan dengan rumus dan formula tertentu

Tribunpalu.com - Pixabay
ILUSTRASI 

Penulis : Sulvi Sofiana , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) segera merilis senyawa bakal calon obat spesifik Covid-19 .

Senyawa bakal calon obat ini merupakan hasil penelitian dan beda dengan kombinasi obat Covid-19 yang telah diujicobakan.

Universitas Airlangga (Unair) Temukan Bakal Obat Covid-19, Ada 5 Jenis Senyawa Kuat

Obat Covid-19 Buatan Unair-TNI AD-BIN dan Polri Hampir jadi Obat Pertama Covid-19 Dunia, Tunggu BPOM

Seperti diketahui Unair bersama BIN sebelumnya juga mengeluarkan kombinasi obat Covid-19 yang saat ini dalam tahap izin produksi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih mengungkapkan akan segera mematenkan senyawa obat, atau yang disebut bakal calon obat spesifik Covid-19 ini.

"Mudah-mudahan tidak dalam waktu yang lama kami bisa mematenkan . Saat ini sedang dalam proses pematenan, pembuatan nama dan sebagainya," urainya di sela pengukuhan mahasiswa baru, Selasa (1/9/2020).

Nasih mengungkapkan bakal calon obat spesifik Covid-19 ini telah melalui uji in vitro dan in vivo dengan hasil yang memuaskan.

Kendati demikian, masih ada setidaknya tiga tahapan besar yang harus dilalui untuk menjadikan senyawa ini menjadi obat spesifik Covid-19.

"Senyawa bakal calon obat spesifik Covid-19 masih membutuhkan tiga tahapan yakni proses untuk menghilangkan bakal dan calon, sehingga menjadi obat. Jadi masih banyak atau tiga tahapan yang harus dilalui," ujarnya.

Pihak Unair memutuskan untuk mematenkan senyawa atau bakal calon obat ini terlebih dahulu karena berkaitan dengan rumus dan formula tertentu yang berhasil diteliti secara autentik oleh tim peneliti Unair.

"Kalau tidak dipatenkan dulu dan dipublish dulu, nanti orang lain yang menangkap dan menggunakannya. Mereka bisa mudah membuatnya. Kami patenkan dulu senyawanya, baru nanti kami publish ke jurnal-jurnal. Paling tidak ini membuktikan bahwa kami tidak hanya fokus pada yang emergensi produk yang jangka pendek, yang kombinasi itu tapi juga yang jangka panjang," kata Nasih.

Penelitian senyawa bakal calon obat spesifik Covid-19 ini pun sebenarnya telah diumumkan pada April 2020 lalu dengan lima kandidat senyawa obat.

Ke depannya pun, Nasih menyebutkan bahwa riset ini akan didukung oleh negara atau pemerintah melalui Dinas Kesehatan.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved