Breaking News:

Nasional

Kesepian, Pengamen Bikin Organ Vital Anak di Bawah Umur Berdarah, Modalnya Cuma 500 Rupiah

Organ vital anak di bawah umur berdarah akibat dinodai oleh seorang pengamen di Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Editor: eko darmoko
IST
Ilustrasi anak di bawah umur jadi korban pelecehan seksual 

SURYAMALANG.COM - Organ vital anak di bawah umur berdarah akibat dinodai oleh seorang pengamen di Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Pengamen itu tega mencabuli korban lantaran tak kuasa diselimuti badai kesepian.

Pengamen dan korban adalah tetangga dekat.

Korban dicabuli hingga lima kali dengan iming-iming dibelikan makanan ringan.

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan tersangka bernama Kusnun (40) melakukan aksi bejatnya di rumah pelaku yang berada di Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Pengamen mencabuli korbannya hingga organ vital berdarah.
Pengamen mencabuli korbannya hingga organ vital berdarah. (Kompas.com)

"Pengakuannya tindakan cabul itu dilakukan lima kali."

"Kita masih melakukan pendalaman kalau ada korban lain," ujar Gatot dalam konferensi pers di Mapolres Semarang, Rabu (2/9/2020).

Menurut Gatot, pencabulan tersebut dilakukan saat pelaku melihat korban berada di luar rumah dan kondisi sepi.

"Lalu korban diajak ke rumah pelaku, dan dibelikan makanan ringan seharga Rp 500 Lalu korban dicabuli," jelasnya.

Perbuatan itu baru diketahui saat orangtua korban melihat dubur anaknya berdarah usai bermain.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved