Berita Malang Hari Ini

Inilah Faktor-Faktor yang Membuat Pilkada Kabupaten Malang 2020 Diprediksi Berjalan Ketat

Pilkada Kabupaten Malang 2020 akan berjalan sengit. Begitu prediksi yang disampaikan oleh Peneliti LSI Denny JA, Dito Arief

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
IST
Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Pilkada Kabupaten Malang 2020 akan berjalan sengit. Begitu prediksi yang disampaikan oleh Peneliti LSI Denny JA, Dito Arief.

Berbagai faktor turut mempengaruhi. Salah satunya komposisi kultural masyarakat Kabupaten Malang.

Keberagaman antara religius dan nasionalis mengkiaskan latar belakang yang dimiliki kedua calon. Baik dari kubu Sanusi-Didik (SanDi) maupun Lathifah Shohib (Ladub).

"Pilkada akan lebih ketat dari pilkada 2015. Dengan peta seperti ini," ucap Dito ketika dikonfirmasi.

Karena mewakili segmentasi religius dan nasionalis, sehingga memperketat persaingan perebutan suara.

"Artinya ini menjadi peluang bagi kedua pasangan calon tersebut bisa meraih dukungan kemudian bisa diterima segementasi ini," papar Dito.

Muhammad Sanusi secara track record merupakan politisi senior di Kabupaten Malang.

Mengawali karir politik sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang pada tahun 1999, Sanusi menurut Dito telah memahami dinamika di Kabupaten Malang.

"Incumbent peluangnya juga masih tetap besar," terang Dito. 

Dari kubu penantang, Lathifah Shohib adalah sosok yang patut diperhitungkan. Punya faktor kesejarahan kuat di Nahdlatul Ulama (NU) jadi modal bagus bagi Lathifah.

"Bu Lathifah sebagai punya kekuatan kultural perempuan di Kabupaten Malang dan NU," terang Dito.

Menilik pada kondisi yang ada, potensi pertarungan head to head  bisa saja terjadi. Andai saja calon independen tidak jadi ikut.

"Jika hanya ada 2 pasangan calon, ini memperbesar peluang calon menantang untuk bisa memenangkan Pilkada," tutur Dito.

Pengamat menyebut kondisi head to head  bisa jadi tidak disenangi oleh kubu petahana.

"Petahana akan lebih senang jika jumlah pasangan calon lebih dari dua," ungkap Dito. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved