Posisi Elias Alderete Masih Belum Aman di Arema FC, Harapan Asisten Pelatih Agar Tetap Bertahan
Posisi satu pemain asing Arema FC Alias Alderete sampai saat ini masih belum aman setelah regulasi baru soal gaji di kompetisi Liga 11 2020.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Posisi satu pemain asing Arema FC Alias Alderete sampai saat ini masih belum aman setelah regulasi baru soal gaji di kompetisi Liga 11 2020.
Masih terikat kontrak lama, ternyata sampai saat ini belum ada titik temu dari Manajemen Arema FC maupun agen Elias Alderete.
Meski begitu, asisten pelatih Arema FC pun berharap agar Elias Alderete masih tetap bermain bersama Singo Edan di kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.
Arema FC terancam kembali kehilangan satu pemain asingnya, jelang lanjutan kompetisi Liga 1 2020.
Pasalnya tiga pekan jelang bergulirnya kompetisi, ternyata belum ada kata sepakat antara Arema FC dengan pihak Elias Alderete.
Alderete tetap meminta agar gajinya bulan Maret sampai Agustus tidak 25 persen seperti aturan PSSI, melainkan minta dinaikan sekian persen.
Sementara manajemen Arema FC bersikukuh tak bisa mengabulkan permintaan penyerang asal Argentina itu, atau dalam artian tetap dengan ketentuan PSSI, yakni gaji sebesar 25 persen dari nilai kontrak awal.
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat ditemui di kantor Arema FC mengatakan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan agen Elias Alderete, untuk mencari jalan keluar atas hal ini.
"Kemarin saya bicara dengan agen Elias. Saya tanya bagaimana keputusan Elias, ingin lanjut atau tidak karena akhir bulan ini gajinya sudah masuk 50 persen. Lalu agennya bilang akan menanyakan kembali ke Elias. Saya katakan pada agen Elias, Arema seperti ini (tidak mengabulkan permintaan Elias, red) bukan keinginan Arema, tapi ada rambu-rambu yang harus kami jalankan yaitu berupa surat keputusan PSSI," kata Ruddy Widodo, Senin (7/9/2020).
"Mungkin beberapa hari ke depan akan ada keputusan," jelasnya.

Ruddy mengaku, apabila nantinya tak ada kata sepakat antara Arema FC dengan Elias, manajemen tidak akan memaksa Elias untuk bertahan, pasalnya manajemen cukup percaya diri dengan kemampuan para pemain lokal yang ada, khususnya di posisi striker.
"Kami tidak masalah jika memang tidak sepakat, karena kami juga tidak bisa melanggar aturan dari federasi," ujarnya.
"Saya juga yakin pemain lokal yang ada mampu menjalankan tugas mereka dengan baik," tambah pria asal Madiun itu.
Seperti diketahui, sebelumnya Arema FC sudah kehilangan dua pemain asing, Jonathan Bauman dan Oh In Kyun lantaran tak sepakat soal rekontrak.