5 Poin Penting Menuju Laga Bhayangkara FC Vs Arema FC: Kendala PSBB Jakarta & Pilihan Laga Tunda
Ini 5 poin penting menuju laga Bhayangkara FC vs Arema FC: kendala PSBB Jakarta dan pilihan laga tunda
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Namun, secara efektif, pemantauan perkembangan biasanya dibutuhkan waktu tiga minggu hingga tiga bulan.
Jika memang demikian, semua pertandingan di wilayah DKI Jakarta dihadapkan dengan dua pilihan, ditunda atau dipindahkan.
3. Pilihan Laga Tunda

Opsi kedua tampak lebih realistis karena sudah tidak ada waktu lagi untuk melakukan laga tunda.
Seperti pernyataan awal, Arema FC tetap patuh pada keputusan federasi.
Namun jika memang pertandingan akan dipindah, Singo Edan pun siap memenuhi.
"Terserah, di mana saja siap, tidak ada masalah," kata asisten pelatih asal Blitar itu.
4. Bus Jadi Pilihan Terbaik

Sementara itu, manajer Umum Arema FC, Ruddy Widodo, menyebut perjalanan untuk laga tandang bisa menggunakan bus karena terhitung lebih efisien.
Ruddy menjelaskan, jika perjalanan laga tandang (away) dilakukan dengan menggunakan transportasi seperti kereta api atau pesawat, risiko penularan Covid-19 jauh lebih tinggi.
Pasalnya, untuk naik kereta atau pesawat, tim diharuskan ke tempat umum, yakni stasiun atau bandara, yang rawan kontak fisik dengan orang lain.
Adapun perjalanan dengan bus, kontak dengan orang lain dapat diminimalisir.
Terlebih lagi, kompetisi dilanjutkan di tengah masa pandemi yang belum menunjukkan penurunan jumlah kasus.
"Perjalanan naik bus lebih mudah dikondisikan daripada kita naik kereta atau pesawat, karena di stasiun atau bandara akan bertemu banyak orang, karena itu tempat fasilitas umum," kata Ruddy.
"Jadi, kalau naik bus bisa lebih dikondisikan lagi," ujar pria berkacamata itu melanjutkan. Untuk masalah pemulihan fisik akibat perjalanan menggunakan bus, Arema FC pun menerapkan kebijakan baru.