Breaking News:

Virus Corona di Malang

Sudah Tahu Ada Aturan, Pria Ini Tak Pakai Masker dan Debat Wali Kota Malang Tak Mau Bayar Denda

Pria berinisial RZ warga Sawojajar, Kota Malang itu sempat berdebat dengan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Kapolresta Malang Kota

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Seorang pria berinisial RZ saat diperiksa oleh petugas karena tidak mengenakan masker saat berkendara di jalan raya, Rabu (16/9/2020). 

Penulis : M Rifky Edgar H , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Seorang pria di Kota Malang tak mau membayar denda Rp 100 Ribu karena tak memakai masker saat berkendara di jalan raya.

Pria berinisial RZ warga Sawojajar, Kota Malang itu sempat berdebat dengan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata saat sedang didata identitasnya.

Peristiwa itu terjadi, setelah Forkopimda Kota Malang melakukan operasi gabungan usai melaunching mobil Covid-19 hunter pelanggar protokol kesehatan di Balai kota Malang, Rabu (16/9/2020).

"Saya salah di mana? Kalian ini malah mengganggu privasi saya saat sedang berada di dalam mobil," ucapnya di hadapan Forkopimda Kota Malang dan awak media.

RZ ngotot, tak mau mengakui kesalahannya, meski dia kedapatan tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Dia mengatakan, bahwa sesungguhnya apa yang dia lakukan di dalam mobil sendirian tidak membahayakan orang lain.

Justru dengan menggelar operasi dengan mengumpulkan banyak massa ini dia katakan sebagai sesuatu yang cukup mengkhawatirkan.

"Sebenarnya saya tahu ada aturan sanski denda itu. Tapi itu kan di rana publik, bukan di rana privasi seperti di rumah dan di mobil," ucapnya pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.

Setelah berdebat hampir 20 menit, RZ akhirnya pergi meninggalkan Balai kota Malang.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved