Nafsu Biologis Tak Terpenuhi Saat Suami Merantau,Tante Nekat Bercinta dengan Berondong hingga Hamil

Berikut adalah kronologi penemuan janin hasil perselingkuhan seorang istri dengan berondong di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews.com
Ilustrasi adegan perselingkuhan istri dengan berondong 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.COM -  Berikut adalah kronologi penemuan janin hasil perselingkuhan seorang istri dengan berondong di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perselingkuhan antara istri dan berondong itu bermula ketika sang suami tengah pergi merantau untuk mencari nafkah. 

Untuk memenuhi nafsu biologis yang tak terpenuhi saat suami merantau, akhirnya sang istri nekat bercinta dengan berondong hingga hamil

Berawal dari suami merantau, seorang wanita di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) bercinta dengan berondong.

Hasil bercinta dengan berondong, seorang wanita yang ditinggal suami merantau tersebut melahirkan bayi.

Nafsu Biologis Tak Terpenuhi Saat Suami Merantau,Tante Nekat Bercinta dengan Berondong hingga Hamil
Nafsu Biologis Tak Terpenuhi Saat Suami Merantau,Tante Nekat Bercinta dengan Berondong hingga Hamil (Kompas)

Takut ketahuan perbuatan asusila saat suami merantau, akhirnya bayi dibuang.

Kini, tante berinisial MM (35) ini mendekam di penjara tahanan Polres Sikka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus ini berawal dari penemuan bayi perempuan di kebun Mente Desa Tuabao, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, NTT, Senin (14/9/2020).

Saat itu, seorang warga sedang pergi ke kebun untuk memilih jambu mente.

Saat itulah ia curiga dengan adanya tumpukan batu dan gemburan tanah yang masih baru.

Lalu warga pun melaporkan hal itu ke Ketua RT setempat untuk menanyakan apakah ada warga yang menguburkan binatang yang mati di kebun miliknya tersebut.

Karena tak ada keterangan adanya binatang yang mati di kubur di kebunnya itu.

Bersama ketua RT, mereka pun melaporkan temuan itu ke Kepala Desa Tuabao.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved