Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

2 Staf Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Positif Corona, Pelayanan Adminduk Ditiadakan

Sebanyak dua pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto dinyatakan positif Corona

mohammad romadoni/suryamalang.com
Tampak lenggang tidak ada aktivitas di dalam Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jalan RA.Basoeni,Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Sebanyak dua pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto dinyatakan positif Corona. Akibatnya, pelayanan pembuatan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk) termasuk perekaman e-KTP dan lainnya ditiadakan untuk sementara selama empat hari ke depan.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyuadi menjelaskan pelayanan administrasi kependudukan ditutup sementara lantaran ada dua staf di Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ada dua staf Dispendukcapil terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu N (27) dan S (28) asal Surabaya dan Jombang yang masing-masing keduanya menjalani isolasi mandiri di rumahnya," ungkapnya kepada Surya.co.id, Jumat (18/9/2020).

Menurut Bambang, dua pegawai itu terdeteksi usai menjalani Swab Test Covid-19 dan hasilnya terkonfirmasi positif Virus Corona pada Rabu (16/9/2020).

Namun, penutupan kantor Dispendukcapil akibat dua staf positif Covid-19 melalui pemberitahuan surat resmi mulai 17-20 September 2020.

Pihaknya juga telah melakukan uji Swab terhadap 60 orang pegawai Dispendukcapil.

"Kami masih menunggu hasil Swab Covid-19 dan apabila pegawai yang telah menjalani Swab Covid-19 hasilnya negatif maka masuk menerima pelayanan usai tutup sementara sedangkan terkonfirmasi tetap isolasi di rumah," jelasnya.

Dikatakannya, pelayanan adminstrasi kependudukan tatap muka dan melalui online juga ditiadakan sementara.

Dia berharap masyarakat dapat bersabar sampai mengganggu kondisi membaik sehingga Dispendukcapil dapat kembali beroperasi.

Selain itu, lanjut Bambang, dia juga telah berkoordinasi Bupati dan juga Gugus Tugas melakukan upaya 3T yaitu Testing (Tes Spesimen), Tracing (Penelusuran) dan Treatment (Perawatan) sekaligus sterilisasi yaitu penyemprotan disinfektan di seluruh bagian Dispendukcapil tersebut.

"Pelayanan dalam bentuk apapun terhadap masyarakat dihentikan sementara sesuai waktu yang ditentukan dan saya berharap masyarakat bersabar dan mohon doa biar bisa membaik agar bisa kembali dibuka," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved