Timnas Indonesia

Wawancara Eksklusif dengan Widodo Cahyono Putro Terkait Gol Terbaik Sepanjang Sejarah Piala Asia

Gol salto legenda Timnas Indonesia, Widodo Cahyono Putro sebagai gol terbaik Piala Asia sepanjang sejarah

Editor: Zainuddin
TABLOID BOLA/Tjandra M. Amin
Aksi gol salto Widodo C. Putro ke gawang Kuwait pada laga penyisihan Grup A Piala Asia 1996, 4 Desember 1996. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - AFC mengumumkan gol salto legenda Timnas Indonesia, Widodo Cahyono Putro sebagai gol terbaik Piala Asia sepanjang sejarah lewat AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge pada Rabu (23/09/2020)

Gol terbaik ini terpilih melalui voting online yang dilakukan AFC melalui situs resminya.

Widodo melampaui hasil suara pemain asal Lebanon, Abbas Chahrour.

Dalam voting final, Widodo C. Putro mengumpulkan 72 persen suara.

Sedangkan Chahrour hanya mengumpulkan 28 persen.

Sebelum melaju ke final, Widodo C. Putro mampu membuat comeback dramatis saat menghadapi legenda Vietnam, Le Chong Vinh di babak semifinal.

Pada babak tersebut, sosok kelahiran Cilacap, Jawa Tengah itu mendapat 56 persen suara atau sekitar 2,5 juta lebih pemilih.

Gol akrobatik salto Widodo ke gawang Kuwait di Final Piala Asia 1996 yang berlangsung di Uni Emirat Arab terbilang spesial dan cukup unik dari sisi proses terjadinya.

Menyambut umpan crossing Ronny Wabia dari sisi kanan, Widodo berbalik badan dan melakukan salto untuk menggapai bola.

Empat pemain belakang lawan tidak bisa menghalau sehingga menjebol gawang Kuwait yang dijaga Khaled Al Fadhli.

Berikut ini wawancara eksklusif SURYAMALANG.COM dengan Widodo Cahyono Putro, Kamis (24/9/2020) :

Sebelumnya selamat atas capain prestasi membanggakan yang sudah diraih. Ini merupakan prestasi buat sepak bola Indonesia. Komentar Anda tentang prestasi ini?

Saya berterimakasih. Sebetulnya ini bukan kapasitas saya saja, tapi sudah mencakup seluruh bangsa Indonesia, terutama pecinta sepak bola.

Tugas saya sebetulnya sudah selesai waktu mencetak gol dan gelaran itu, ini sekarang tinggal diteruskan oleh pecinta sepak bola.

Sebelum melaju ke final, Anda bersaing ketat dengan Le Chong Vinh di semifinal, namun akhirnya Anda berhasil melakukan comeback.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved