Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

SMKN 1 Singosari Malang Sabet Gelar Tim Terbaik Tingkat SMK di K3TAB Trakindo 2020

SMKN 1 Singosari Kabupaten Malang menyabet gelar Tim Terbaik di seluruh kategori pada tingkat SMK di ajang lomba K3TAB Trakindo

istimewa/dok pribadi
Para peserta sedang melakukan inspeksi secara daring terhadap alat berat dalam kegiatan K3TAB 2020 dilakukan secara virtual. K3TAB adalah kompetisi tahunan antarsiswa dan mahasiswa teknik alat berat yang bernaung dalam Program Kerja Sama Pendidikan (COOP) Trakindo. 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - SMKN 1 Singosari Kabupaten Malang menyabet gelar Tim Terbaik di seluruh kategori pada tingkat SMK di ajang lomba Kompetisi Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat (K3TAB). Lomba ini telah dilaksanakan sejak 2008, dan pertama kalinya digelar secara daring di 2020 ini.

Kegiatan yang digagas PT Trakindo Utama (Trakindo), penyedia solusi alat berat Cat, tersebut merupakan bagian dari usaha perusahaan dalam mendukung serta memberikan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

“Pastinya kami sangat senang karena bisa mempertahankan juara umum dan mengharumkan nama SMKN 1 Singosari," kata Dita Indah Restu, perwakilan peserta dari SMKN 1 Singosari.

Mereka latihan keras selama tiga bulan, kemudian melalui lomba yang akhirnya membuahkan hasil.

"Terima kasih pada teman-teman dan pembimbing yang telah mendukung kami serta Trakindo yang telah menyelenggarakan K3TAB sehingga kami dapat mengasah potensi diri kami,” ungkap Dita.

Sementara itu, juara umum kategori Politeknik tahun ini juga dimenangkan oleh juara bertahan dari tahun sebelumnya yaitu Politeknik Negeri Samarinda.

Indra Bagus Pamungkas, perwakilan dari tim Politeknik Negeri Samarinda menyampaikan rasa syukur dan pengalaman mengikuti kompetisi secara daring.

“Sudah pasti kami bersyukur dan sangat bahagia karena kami mampu mempertahankan reputasi Politeknik Negeri Samarinda sebagai juara umum kategori Politeknik di program K3TAB," ungkap Indra.

Pengalaman kompetisi tahun ini begitu luar biasa, karena mereka ditantang untuk dapat mengikuti tren yang terjadi di industri yang ada saat ini, sehingga menyiapkan diri untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Melalui kegiatan K3TAB, Trakindo bangga dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berkualitas dalam memenuhi kompetensi dunia kerja.

Chief Administration Officer Trakindo, Yulia Yasmina, mengatakan bahwa pandemi membuat semua orang lebih kreatif dan kuat dalam menghadapi tantangan.

“K3TAB adalah bagian penting dari komitmen kami terhadap kemajuan pendidikan teknik alat berat yang kami jalankan secara berkelanjutan, karenanya di tengah pandemi kami beradaptasi dan berinovasi menjalankan kompetisi dengan skema daring," jelas Yulia.

Pelaksanaan K3TAB kali ini yang bertema Bersama Memperkuat Potensi Bangsa, diharapkan dapat menginspirasi seluruh peserta untuk selalu memiliki mental pemenang, selalu mencari jalan keluar dari setiap tantangan, terus berusaha mewujudkan apa yang diinginkan, dan pada akhirnya menjadi generasi penerus yang berkualitas, dengan kompetensi tinggi dan berkarakter baik.

K3TAB adalah kompetisi tahunan antarsiswa dan mahasiswa teknik alat berat yang bernaung dalam Program Kerja Sama Pendidikan (COOP) Trakindo.

Kegiatan ini adalah bagian dari perwujudan semangat Advancing You Forward pada inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan dalam memajukan kualitas pendidikan teknik alat berat Indonesia yang berbasis karakter.

K3TAB pada tahun 2020 ini merupakan tahun penyelenggaraan ke-12 untuk tingkat Politeknik dan tahun ke-11 untuk jenjang SMK.

Pelaksanaan K3TAB 2020 dilakukan secara virtual, keseluruhan proses mulai dari seleksi, persiapan, kompetisi hingga acara penutupan, dilakukan dengan selalu memprioritaskan protokol keselamatan.

Kategori yang dilombakan meliputi Presentasi Inovasi, Pengetahuan Teknik, dan Keterampilan Teknik.

Beberapa kategori dilakukan dengan skema virtual meeting, dan studi kasus daring.

Sedangkan kategori praktik dilakukan dengan skema yang disebut stuntman, yaitu peserta diminta memberi instruksi kerja kepada teknisi di workshop.

K3TAB tahun ini diikuti sebanyak 13 institusi pendidikan teknik alat berat.

Peserta dari jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu SMKN 1 Balikpapan, SMKN 1 Lubukpakam, SMKN 1 Singosari, SMKN 2 Dumai, SMKN 2 Sumbawa Besar, SMKN 6 Samarinda, dan SMKN 3 Sorong. Peserta dari jenjang Politeknik yaitu Politeknik Negeri Banjarmasin, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik TEDC Bandung, Politeknik Negeri Padang, dan Politeknik Negeri Ujung Pandang.

“K3TAB merupakan ajang dimana kita dapat melihat sejauh mana anak didik kita telah berkembang. Kegiatan ini juga memperlihatkan dampak positif dari sinergi dan kerjasama yang kita lakukan terhadap kemajuan generasi penerus,” tandas Yulia.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved