Breaking News:

Nasional

Kemenkes Tanggapi Keraguan Terkait Vaksin Virus Corona Asal China Sinovac, Sinopharm dan Cansino

Kemenkes Tanggapi Keraguan Terkait Vaksin Virus Corona Asal China Sinovac, Sinopharm dan Cansino

Editor: eko darmoko
Shutterstock
Ilustrasi proses pembuatan vaksin virus corona atau Covid-19 

SURYAMALANG.COM - Muncul keraguan sejumlah pihak terkait kualitas vaksin virus corona yang dibeli Pemerintah Indonesia dari China.

Menanggapi keraguan ini, pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun angkat bicara.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Perlindungan Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan, tim dari pemerintah Indonesia saat ini sedang berada di China untuk memastikan apakah benar vaksin dari China itu sudah merampungkan uji klinis tahap tiga atau belum.

"BPOM masih di China untuk urusan itu," ujar Yuri saat dikonfirmasi Kompas.com pada Selasa (20/10/2020).

Achmad Yurianto
Achmad Yurianto (BNPB)

Apabila seluruh tim sudah kembali ke Indonesia, akan ada pembaharuan informasi soal status vaksin yang dibeli pemerintah dari negeri tirai bambu tersebut.

Selain itu, BPOM juga menuntaskan kajian efek samping dari vaksin itu.

Diketahui, ada tiga jenis vaksin Covid-19 dari produsen China yang dibeli pemerintah untuk pengadaan pada 2020.

Ketiganya yakni Sinovac, Sinopharm dan Cansino.

Apabila ketiga jenis vaksin itu ditotal, Indonesia telah dipastikan mendapat persediaan vaksin untuk 9,1 juta orang pada tahun ini.

Menurut Yuri, Kemenkes bersama-sama Kementerian BUMN, Kemenkomarives, BPOM, Kemenag, MUI dan PT Bio Farma, telah menemui ketiga produsen vaksin itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved