Breaking News:

Pilbup Gresik

Jelang Pilbup Gresik, Bertebaran Spanduk 'Rumah Ibadah Kami Bukan Tempat Berpolitik' di Masjid

Bertebaran spanduk bertulis 'Warga Menolak Kampanye di Tempat Ibadah, Rumah Ibadah Kami Bukan Tempat Berpolitik' di sejumlah masjid di Gresik.

SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Spanduk bertulis 'Warga Menolak Kampanye di Tempat Ibadah, Rumah Ibadah Kami Bukan Tempat Berpolitik' di sejumlah masjid di Gresik. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Bertebaran spanduk bertulis 'Warga Menolak Kampanye di Tempat Ibadah, Rumah Ibadah Kami Bukan Tempat Berpolitik' di sejumlah masjid di Kecamatan Menganti, Kecamatan Benjeng, dan Kecamatan Balongpanggang, Gresik.

Warga Kecamatan Benjeng, Joko mengatakan pemasangan spanduk itu untuk antisipasi terhadap kampanye di rumah ibadah.

"Kami ingin menjaga tempat ibadah," kata Joko kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (23/10/2020).

Warga berinisiatif memasang spanduk larangan kampanye di rumah ibadah.

"Kesadaran warga sudah sangat tinggi. Kami bisa membedakan mana yang benar-benar tausiyah dan mana yang berpotensi kampanye," tuturnya.

Warga Kecamatan Balongpanggang, Moh Arief syaifullah mengatakan warga tidak melarang memberi tausiyah.

Menurutnya, pemasangan spanduk itu sebagai warga ingin menjaga tempat ibadah steril dari unsur politik jelang Pilbup Gresik.

"Sekarang kan momen Pilbup. Kami ingin menjaga tempat ibadah kami dari segala bentuk kampanye politik."

"Silakan bertausiyah asal tidak membahas politik, apalagi paslon hadir, karena itu biasanya akan berpengaruh pada pembahasan politik," terangnya.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Penindakan Bawaslu Gresik, Ahmad Nadhori mengapresiasi upaya warga untuk mencegah pelanggaran kampanye di tempat ibadah.

"Itu membuktikan bahwa kesadaran politik masyarakat sudah tinggi," kata Nadhori.

Nadhori menuturkan pihaknya tidak melarang paslon ikut pengajian, tausiyah, jemaah, maupun ibadah lain di masjid atau musala.

Tapi, Bawaslu melarang kampanye di tempat ibadah karena melanggar aturan.

"Makanya dilakukan pencegahan. Sesuai aturan, ada beberapa tempat yang dilarang untuk menjadi tempat kampanye, seperti fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan," ujarnya.(Willy Abraham)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved