Cara Ubah Tampilan Instagram Dark Mode dan 3 Fitur di Instgram, Video Chat di DM & Topik Explore

Cara ubah tampilan Instagram Dark Mode dan 3 fitur lainnya di Instagram. Ada Video Chat di DM, Kamera Instagram Story Mirip Snapchat, & Topik Explore

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase Daily Mail/Via nextren.grid.id
Cara ubah tampilan Instagram Dark Mode dan tiga fitur lainnya di Instagram. 

Menurut Ferdy Nandes, Head of Emerging Business & SMBs, Facebook & Instagram South-East Asia, setidaknya ada enam fitur Instagram yang bisa dimaksimlakan pelaku UMKM untuk memaksimalkan bisnisnya. 

"Kita memiliki beberapa fitur di Instagram bisnis dan semuanya tidak berbayar", jelasnya ketika ditemui KompasTekno selepas pembukaan #InstaMarket 2018 di kawasan GBK, Jakarta. 

Berikut beberapa fitur instagram yang bisa dimanfaatkan untuk bisnis:

1. Insight 

Fitur "audience insight" akan memberikan masukan bagi pengguna Instagram bisnis untuk menganalisis siapa saja yang masuk ke profil bisnisnya.

Seperti informasi demografi, usia, serta minat konsumen terhadap bisnisnya. 

Ini akan membantu para pelaku UKM untuk mengetahui preferensi konsumen. 

"Konsumen bisnis saya ini ternyata banyak digandrungi oleh orang yang usianya 18-23 tahun, tinggalnya di Jabodetabek," jelas Ferdy memberikan contoh. 

Data tersebut bisa menjadi patokan para pelaku bisnis untuk membuat konten yang disesuaikan dengan target pasar mereka.

2. Auto Reply 

Menurut Ferdy, tipe konsumen Indonesia memiliki ciri khas yang unik dalam komunikasi yang disebut "social-commerce".

Konsumen sangat menggandrungi chatting dengan menanyakan berbagai macam informasi, termasuk yang telah tertera. 

Dari survey Instagram dan IPSOS, 82 persen responden dari UMKM mengaku menerima pesan langsung (DM) dari pelanggannya setiap hari. 

Untuk tetap bisa mengontrol komunikasi dengan pelanggan, Instagram bisnis memiliki fitur "auto-reply" atau balasan cepat. 

Fungsi fitur ini mirip dengan frequently ask question (FAQ).

Pengguna bisa menemukannya di menu "Setting" > "Pengaturan Bisnis" > "Balasan Cepat". 

Kemudian, tulis balasan yang bersifat baku untuk mempecepat respons ke konsumen. 

Setelah tersemat, pengguna bisa memilih ikon pesan yang berjajar dengan ikon GIF, foto, dan hati.

3. Filter Inbox 

Fitur ini bisa memudahkan pengguna untuk menyaring pesan yang masuk. 

Pengguna bisa menandai beberapa pesan masuk untuk menentukan mana yang harus ditinjau ulang dan mana yang sekadar lewat melihat-lihat. 

Filter juga bisa menyaring pesan mana saja yang belum sempat dibaca untuk menjaga "engagement" antara pebisnis dan pelanggannya.

4. Stories 

Fitur satu ini bisa menjadi alat promosi cukup menarik. 

Menurut Instagram, setiap harinya ada 400 juta Instagram Stories yang bersliweran. 

Indonesia disebut menjadi negara dengan jumlah kreator Instagram Stories terbanyak di dunia. 

Secara global, 52 persen pengguna Instagram mengaku lebih tertarik terhadap sebuah brand atau bisnis setelah melihat konten di Stories.

Pelaku UMKM bisa membuat konten berformat vertikal semenarik mungkin dan memanfaatkan data yang telah dianalisis melalui fitur Insight. 

Kreator bisa memanfaatkan beragam fitur interaktif seperti Poll Stickers dan Ask Me Quations untuk membangun percakapan dengan pelanggan. 

5. Siaran Langsung (Live) 

Selain Instagram Stories, fitur siaran langsung (live) juga menarik perhatian calon pembeli. 

Instagram mengklaim bisnis yang melakukan siaran langsung mendapat "like" 1,5 kali lebih banyak dibanding akun yang belum pernah melakukan Live sama sekali. 

Konten siaran langsung bisa beragam.

Menurut Mike Bronfin, Product Marketing Manager, Instagram Business Platform, cerita di balik layar cukup banyak menarik perhatian pelanggan. 

Seperti misalnya cerita di balik pembuatan menu makanan atau batik. 

6. Tagar 

Salah satu fakta menarik adalah, dua dari tiga kunjungan profil Instagram Bisnis berasal dari non-followers. 

Mereka memanfaatkan tagar atau hashtag untuk mencari produk atau jasa yang diincarnya.

Tagar bermanfaat untuk mencari calon pelanggan dan inspirasi produk atau berkolaborasi dengan kreator lain. 

Pelaku bisnis sebisa mungkin membuat tagar yang unik dan sesuai dengan karakter bisnisnya. 

Kendati efektif, Ferdy menyarankan untuk membuat satu tagar saja yang unik dan mudah diingat.

"Ada bisnis yang sukses ketika mereka menggunakan tagar untuk edukasi," tandas Ferdy. 

Kecenderungan pebisnis di Instagram justru menyematkan banyak tagar seperti menebar jaring, dengan harapan bisa menggaet pasar lebih luas. 

"Jadi fokus gunakan satu tagar. Kadang orang menggunakan tagar untuk sekadar iseng saja. Makanya untuk InstaMarket kita hanya menggunakan satu tagar," pungkasnya. 

Baca juga: Trik Membaca WhatsApp Tanpa Ketahuan Lagi Online, Cara Lain Selain Mematikan Centang Biru

Baca juga: Grup WhatsApp Siswa SD Geger, Guru Kirim Video Mesum & Tak Tahu Cara Hapus, Orangtua Murid Geram

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved