Breaking News:

Berita Batu hari Ini

Kejari Batu Selesai Gelar Perkara dengan BPKP, Terkait Dugaan Penggelembungan Harga Tanah SMAN 3

Kepala Kejari Batu, Supriyanto menjelaskan gelar perkara tersebut menindaklanjuti permohonan tim penyidik untuk menghitung kerugian negara dalam kasus

benni indo/suryamalang.com
Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Supriyanto (tengah), didampingi Kasi Pidsus Kota Batu Endro Rizki Elrazuardi (kanan) saat memberikan keterangan pengusutan kasus SMAN 3 Batu di Kejari Batu, Kamis (3/9/2020). 

Penulis : Benni Indo , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, BATU – Tim Auditor Investigasi yang dibentuk oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu telah menggelar perkara dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait dugaan penggelembungan harga tanah SMAN 3 Kota Batu.

Kepala Kejari Batu, Supriyanto menjelaskan, gelar perkara tersebut menindaklanjuti permohonan tim penyidik untuk menghitung kerugian negara dalam kasus itu.

“Tadi gelar perkara BPKP dengan Tim Auditor Investigasi terkait permohonan tim penyidik untuk membantu seberapa besar kerugian keuangan negara dalam perkara,” kata Supriyanto, Senin (2/11/2020).

Supriyanto berharap, BPKP bisa segera memberikan kesimpulan berapa kerugian yang ditimbulkan akibat dugaan penggelembungan harga tersebut.

“Ini tadi baru dibahas, nanti banyak dinamika. Mudah-mudahan segera ada kesimpulan dari BPKP dan berapa nilai besarannya,” harap Supriyanto.

Supriyanto mengatakan, dari hasil gelar perkara tersebut, ia meyakini BPKP telah memahami konstruksi kasus.

Maka dari itu, perhitungan kerugian negara diharapkan bisa segera keluar.

Sebetulnya, Kejari Batu memiliki perhitungan sendiri terkait kerugian negara, namun Supriyanto memberikan kepastiannya kepada BPKP.

“Mereka masih menelaah namun tadi sudah sepaham. Ada beberapa penyimpangan dalam kasus itu nanti tinggal menghitung kerugian negara. Tim penyidik sudah memaparkan hasil penyidikan kepada BPKP dengan berbagai alat bukti baik saksi, dokumen, surat, ahli, dan sebagainya, harapan saya dengan segala kerendahan hati mohon BPKP bisa segera menindaklanjuti dan bisa membantu menghitung berapa besaran kerugian keuangan negara dalam dugaan penyimpangan pengadaan tanah tersebut,” ujar Supriyanto.

Supriyanto meyakini kalau BPKP akan memberikan dukungan kepada Kejari Batu dalam upaya menuntaskan kasus.

“BPKP kan tadi belum mengambil kesimpulan, namun insyaallah arahnya juga mendukung kami. Mudah-mudahan cuma besarannya saja (yang berbeda). Tadi sudah ada gambaran namun kami belum bisa menyampaikan karena itu kewenangan BPKP,” tegasnya. 

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved