Breaking News:

Berita Gresik Hari Ini

3 Remaja Tanggung Diduga Sebagai Pelaku Pembunuhan Sadis Bocah SMP di Bukit Jamur Gresik

Tiga bocah yang ditangkap polisi semuanya diduga kenal dan masih satu usia dengan korban Achmad Arinal Hakim (Ariel), warga Bungah Gresik

Penulis: Sugiyono | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sugiyono
Jajaran Polres Gresik saat menangkap salah satu bocah yang diduga membunuh Achmad Arinal Hakim dan jenazahny dibuang di lubang bekas galian C, desa Bungah Kecamatan Bungah, Rabu (4/11/2020). 

Penulis : Sugiyono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Kasus pembunuhan sadis dengan korban siswa SMP yang mayatnya ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat di Bukit Jamur Gresik diduga dilakukan oleh kawanan remaja tanggung rekan korban.

Tiga (3) orang remaja tanggung diamankan jajaran Polres Gresik berhasil yang berhasil mengungkap dugaan pembunuhan terhadap bocah yang masih diduduk di bangku SMP, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Mayat dengan Tangan Kaki Terikat di Bukit Jamur Gresik Ternyata Jasad Aril, Remaja Siswa SMP

Tiga remaja yang diamankan ini diduga sebagai pelaku pembunuhan Achmad Arinal Hakim atau Ariel (dalam berita sebelumnya disebut sebagai Aril), warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah.

Kanit Reskrim Polsek Bungah, Aipda Dwi Rahmanto, mengatakan bahwa kasusnya telah dilimpahkan ke Polres Gresik.

"Maaf, kasus sudah ditangani Polres," kata Dwi dengan singkat.

Dari informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM , bahwa ada tiga bocah yang ditangkap.

Semuanya diduga kenal dan masih satu usia dengan korban Achmad Arinal Hakim (Ariel), 

Tiga bocah tersebut yaitu SN (17) dan SA (17) dan AD.

SA dan SN masih satu desa dengan korban. Sedangkan AD beda kecamatan.

"Dari informasi, Kades Sidokumpul, Bungah membenarkan ada dua anak yang dibawa ke Polres Gresik. Anak tersebut diduga terlibat kasus pembunuhan di bukit Jamur," kata Suyitno, anggota BPD Desa Indodelik, Kecamatan Bungah.

Diketahui, masyarakat Gresik digegerkan dengan penemuan mayat di lubang bekas galian C dekat wisata Bukit Jamur, Desa Bungah Kecamatan Bungah, pada Jumat (30/10/2020).

Saat ditemukan tangan dan kaki jenazah tersebut dalam kondisi terikat.

Proses identifikasi mayat remaja laki-laki saat itu cukup lama dan baru dikenali empat hari kemudian,

Begitu identitas korban dikenali sebagai Ariel, polisi bergerak cepat membongkar kasus pembunuhan ini.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved