Jumat, 1 Mei 2026

Travelling

Parasut Warna Oranye Akan Jadi Koleksi Baru di Museum Reenactor, Kota Malang

Parasut warna oranye akan menjadi koleksi baru di Museum Reenactor, Kota Malang.

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Parasut warna oranye akan menjadi koleksi baru di Museum Reenactor, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Parasut warna oranye akan menjadi koleksi baru di Museum Reenactor, Kota Malang.

Parasut berdiameter 15 meter itu akan bersanding dengan berbagai replika senjata masa Perang Dunia II dan Perang Kemerdekaan.

Pendiri Museum Reenactor, Mohamad Fariz mengatakan parasut tersebut merupakan pemberian dari pamannya.

"Almarhum paman saya bernama Trimo itu merupakan veteran tentara berpangkat Kopral. Beliau pernah terlibat Operasi Jayawijaya dan Operasi PRRI Permesta."

"Paman saya menggunakan parasut ini saat penerjunan infiltrasi di dua operasi tersebut," ujar Fariz kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (8/11/2020).

Parasut tersebut sudah digunakan ratusan kali penerjunan dalam rentang waktu tahun 1962 sampai 1978, baik terjun saat operasi maupun saat latihan.

"Setelah itu paman saya menyimpan parasut tersebut, dan baru diberikan kepada saya sebagai koleksi museum," imbuhnya.

Saat ini Faiz berusaha mencari referensi terkait pembuatan parasut tersebut.

"Sesuai data sementara, parasut ini buatan Uni Soviet (Rusia). Namun saya belum tahu tipenya. Selain itu parasut yang kami dapat hanya sebatas kanopinya, dan tas parasutnya sudah hilang."

"Kami masih berusaha mencari tas parasutnya ke berbagai tempat," bebernya.

Sebenarnya parasut itu digunakan khusus untuk latihan terjun.

Sebba, warna oranye parasut akan terlihat mencolok saat digunakan penerjunan.

"Dengan keterbatasan alutsista dan banyaknya operasi militer yang dijalankan, mungkin saat itu berbagai sarana alutsista dipakai untuk operasi militer, termasuk yang digunakan latihan," tambahnya.

Pihaknya juga akan memajang berbagai lencana dan seragam militer dari sumbangan beberapa veteran tentara di Kota Malang.

"Kami akan buatkan tempat pajangan khusus sehingga berbagai lencana dapat dipajang, termasuk helm dan seragam militer. Sekarang kami masih mencari posisi yang tepat agar bisa dinikmati oleh pengunjung museum," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved