Berita Malang Hari Ini
Wali kota Malang Izinkan Kampus Gelar Wisuda Luring, Asal Dilaksanakan Bertahap
Meski membolehkan pelaksanaan wisuda, namun harus dilaksanakan dengan kewaspadaan tinggi agar tidak terjadi mutasi virus.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
Penulis : Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG – Walikota Malang Sutiaji secara terbuka menyatakan Wisuda secara luring untuk perguruan tinggi sudah diperbolehkan asal dilaksanakan bertahap.
Meski diizinkan, kampus harus melaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19.
"Untuk wisuda sudah boleh dan dilaksanakam bertahap. Misalkan setiap hari 200, 200," jelas Sutiaji di Balaikota Malang, Selasa (10/11/2020).
Kampus yang sudah melaksanakan wisuda bertahap seperti UMM selama beberapa hari.
Namun ada juga yang mengkombinasikan antara luring dan daring, seperti UB, Unika Widya Karya.
Yang wisuda luring hanya untuk sejumlah wisudawan terbaik. Sedang sisanya lewat daring.
Pada bulan ini juga akan ada wisuda dari PTS di Malang. UIN Malang dan UM juga berencana melaksanakan wisuda daring.
Dikatakan Sutiaji, sudah banyak mahasiswa yang mulai kembali ke Malang meski masih kuliah daring.
Ia menyatakan itu karena sudah mulai banyak mahasiswa yang terlihat di kafe-kafe.
Dengan diperbolehkan wisuda tatap muka, maka diharapkan terjadi pemulihan ekonomi.
Misalkan keluarga mahasiswa dari luar Kota Malang akan menginap di hotel.
Selain itu juga menggeliatkan pada bisnis kulinernya.
Meski membolehkan pelaksanaan wisuda, namun harus dilaksanakan dengan kewaspadaan tinggi agar tidak terjadi mutasi virus.
Karena pandemi, perguruan tinggi menunda wisuda cukup lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wisuda-umm-19-oktober-2020.jpg)