Breaking News:

Berita Arema Hari Ini

SK PSSI Turun, Begini Reaksi Arema FC

Manajemen Arema FC mengaku lega dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) PSSI soal penundaan kompetisi

Penulis: Dya Ayu | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
GM Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan belum ada kesepakatan dengan Elias Alderete soal rekontrak 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Manajemen Arema FC mengaku lega dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) PSSI nomor SKEP/69/XI/2020 pada 16 November 2020.

SK soal ditundanya kompetisi 2020 sampai bulan Februari 2021 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan itu menurut manajemen Arema FC sebagai pegangan serta acuan klub dalam menggaji pemain dan tim pelatih di masa tunda kompetisi ini.

"Kami lega akhirnya surat ini keluar. Karena ini sebagai acuan kami dan teman-teman klub dalam memberikan gaji pemain serta pelatih. Sebenarnya tidak ada sirat ini tidak apa-apa, karena sudah ada surat keputusan sebelumnya nomor 48 dan 53 saja sudah cukup, tapi agar lebih afdol harus ada surat ini," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Selasa (17/11/2020).

Selain sebagai acuan klub dalam menggaji pemain dan pelatih, SK tersebut juga sebagai landasan agar tak ada masalah dikemudian hari antara pemain, ofisial tim dan manajemen.

"Selain itu juga agar tidak ada sengketa dikemudian hari dengan pemain dan pelatih terkait gaji," jelasnya.

Seperti diketahui soal gaji pemain dan pelatih sudah diputuskan dalam SKEP/69/XI/2020 poin keempat dan kelima.

Poin keempat menjelaskan, dikarenakan kompetisi tidak dapat dimulai akibat pandemi COVID-19 belum mereda sebagaimana ketetapan pemerintah, maka klub dapat menerapkan kebijakan pembayaran gaji pemain, pelatih, dan official mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2020 dengan pembayaran maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam perjanjian kerja sampai dengan dimulainya kompetisi.

Sedangkan untuk poin kelima berbunyi, apabila kompetisi telah efektif untuk dimulai, maka klub Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan kesepakan ulang bersama dengan pelatih dan pemain atas penyesuaian nilai kontrak pada perjanjian kerja yang telah disepakati dan ditandatangani sebelumnya, yaitu perubahan nilai kontrak untuk Liga 1 dengan kisaran 50 persen dan Liga 2 dengan kisaran 60 persen dari total nilai kontrak atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional yang berlaku di masing-masing domisili klub, dan akan diberlakukan satu bulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan berakhirnya kompetisi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved