Berita Malang Hari Ini
Webinar Jelang Persiapan Kembali Ke Sekolah, Guru Diharapkan Makin Mutakhir dan Tidak Stres
Agar guru tidak merasa kesulitan melewati ini, disarankan antar guru bisa berbagi pengalaman baik.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
Penulis : Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - YDSF dan Rumah Belajar Aqil Malang menyelenggarakan webinar "Manajemen Pengelolaan Stres dan Persiapan Kembali Ke Sekolah" , Minggu (29/11/2020).
Narasumber Webinar ini Ari Ambarwati, dosen Universitas Islam Malang (Unisma) dan Andia Kusuma Damayanti, Psikolog yang juga dosen Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang
Sudah sembilan bulan pandemi Covid-19 berlangsung. Dan naga-naganya Covid belum berlalu.
Sehingga masih dilakukan pembelajaran PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) yang ada plus minusnya.
Baru-baru ini keluar SKB empat menteri tentang panduan pembelajaran semester depan tahun ajarab 2020/2021.
"Setelah sembilan bulan ini, diharapkan guru-guru makin mutakhir. Untuk itu, diperlukan guru yang antisipatif. Misalkan nanti bagaimana jika tiba-tiba listrik mati sehingga berdampak ke wifi. Bagaimana jika siswa tidak punya gawai. Selain itu guru harus adaptif pada perangkat pembelajaran dan mitigatif," kata Ambar.
Hal ini akan jadi bekal nanti jika sekolah akan tatap muka secara bergantian. Meski banyak check list yang harus dilakukan sekolah.
Pada masa ini, pola belajar siswa dan guru tidak lagi pada tempat dan waktu yang sama. Jam belajar pun lebih fleksibel.
Selain itu di masa ini, guru ditantang agar memutakhirkan pengetahuan untuk perangkat belajarnya dan melakukan reorientasi pembelajarannya.
Dikatakan, tak hanya siswa yang mengalami dampak PJJ. Tapi juga gurunya.
Ia menyebut guru perlu menyesuaikan perangkat belajar, guru kesulitan mencapai target pembelajaran dan kesulitan mengontrol capaian belajar siswa.
Ini diketahuinya dari hasil survei pada guru, terutama pada guru Bahasa Indonesia.
"Maka guru juga tidak bisa melakukan semua sendiri tanpa support system dari sekitarnya," kata dia.
Menurutnya PJJ dengan daring tak hanya sulit bagi guru juga dosen di perguruan tinggi.