Senin, 27 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Beli Helm Melalui Facebook, Pria di Kota Malang Jadi Korban Penipuan

Dari informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, kejadian itu dialami oleh Ismin (45), warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: eko darmoko
BBC
facebook 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Beli helm melalui Facebook, seorang pria di Kota Malang menjadi korban penipuan.

Dari informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, kejadian itu dialami oleh Ismin (45), warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Korban penipuan, Ismin (45) mengatakan kejadian itu bermula, saat dirinya tertarik dengan sebuah helm full face bermerek Zeus yang dijual murah oleh sebuah akun.

"Akun bernama Dedi menawarkan sebuah helm full face merek Zeus dalam kondisi baru. Di iklan Marketplace, akun itu memposting harganya hanya seharga Rp 100 ribu."

"Karena tertarik, saya pun berkomunikasi ke akun itu melalui chat messenger. Dan ternyata akun itu meminta harga helmnya sekitar Rp 120 ribu," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (8/12/2020).

Korban pun menyetujui harga tersebut. Dan pada Rabu (2/12/2020), korban memesan sebanyak satu helm ke akun itu.

Barang itu pun dikirimkan melalui jasa pengiriman barang. Dengan sistem pembayarannya melalui mekanisme Cash On Delivery (COD).

"Jadi saya belum sama sekali mentransfer uang ke pihak akun tersebut. Lalu pada Jumat (4/12/2020), barang helm itu datang ke rumah saya," tambahnya.

Namun setelah korban membuka dus kiriman helm, ternyata helm yang datang bukanlah helm Zeus fullface seperti yang diharapkan. Melainkan sebuah helm Bogo berjenis retro.

Karena barang yang datang tak sesuai, korban pun kemudian mengembalikan barang tersebut kepada pengirim.

Pada saat mengembalikan barang, pihak jasa pengiriman barang meminta nomor kontak korban.

Tak berselang lama pada Sabtu (5/12/2020), tiba tiba nomor kontak korban ditelepon oleh sekitar 3 hingga 5 orang.

"Mereka komplain kalau barang helmnya tidak sesuai dengan apa yang dipesan. Langsung saya kaget dan bingung. Kemudian saya jelaskan baik baik, kalau saya bukanlah penjual helm. Dan saya juga jelaskan pernah tertipu dengan modus yang sama," jujurnya.

Ternyata diketahui bahwa akun tersebut melakukan aksi penipuan.
Dengan cara pelaku pemilik akun, mencantumkan nomor kontak milik korban ke paket kiriman barang

"Nomor kontak saya dicantumkan di paket kiriman barangnya. Setelah itu oleh pelaku pemilik akun, barang itu dikirim ke pembeli yang lain. Jadi bila ada pembeli komplain, maka pembeli pasti langsung menghubungi nomor saya," terangnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved