Pilkada Malang 2020
Siapa Sanusi, Calon Bupati Malang Pilkada 2020? Berikut Biodata dan Profil Lengkapnya
Siapa Sanusi calon Bupati Malang yang berpasangan dengan Didik Gatot Subroto, berikut biodata Muhammad Sanusi.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Berikut biodata Muhammad Sanusi calon Bupati Malang pada Pilkada 2020.
Dalam pilkada 2020 ini Sanusi berpasangan dengan Didik Gatot Subroto dan mendapat nomor urut 1.
Pasangan nomer urut 1, Sanusi dan Didik Gatot Subroto ini diusung Partai PDI Perjuangan.
Sanusi merupakan calon petahana, ia menjabat sebagai bupati menggantikan Rendra Kresna yang terseret kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sanusi yang semula kader PKB berlabuh ke PDI-P untuk mendapatkan surat rekomendasi pencalonannya.
Lalu siapa Sanusi calon Bupati Malang yang berpasangan dengan Didik Gatot Subroto.

Baca juga: Sanusi Optimistis Menang Telak, Serukan Warga Kabupaten Malang untuk Nyoblos di TPS
Baca juga: Bupati Sanusi Klaim Penyaluran Bantuan Sosial Covid-19 di Kabupaten Malang Transparan
Berikut biodata Sanusi:
Muhammad Sanusi merupakan seorang Bupati Malang yang masih menjabat sejak 17 September 2020 menggantikan Rendra Kresna yang ditahan KPK karena diduga menerima suap.
Sanusi lahir di Malang Jawa Timur pada 20 Mei 1960, tahun ini berusia 60 tahun.
Sanusi lulusan sarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel dan Magister STIE Mitra Indonesia Yogyakarta pada tahun 2001.
Menikah dengan Anis Zaida, Pria asal Gondanglegi, Kabupaten Malang itu lebih dulu mengawali karirnya sebagai guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Filial Gondanglegi tahun 1983.
Pada tahun tersebut, Sanusi baru diangkat menjadi PNS Kementerian Agama (Kemenag).
Baru pada tahun 1998, Sanusi mengenal dunia politik praktis.
Sebagai pengagum kiai Nahdlatul Ulama (NU) Abdurahman Wahid (Gus Dur), Sanusi selalu mengikuti perkembangan dunia politik kala itu.
Bulan Juli 1998, Gus Dur bersama para tokoh kiai NU mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Motivasi Gus Dur mendirikan PKB dijadikan alasan bagi Sanusi bergabung bersama partai yang identik dengan 9 bintang pada logonya itu.
Selama menjadi kader PKB, beberapa jabatan penting diemban oleh Sanusi.
Di antaranya Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang pada periode 1999-2004.
Periode berikutnya Sanusi didapuk sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang periode 2004-2010.
Sanusi yang semula kader PKB berlabuh ke PDI-P untuk mendapatkan surat rekomendasi pencalonannya.
Baca juga: Didik Gatot Subroto Didampingi Ketua DPP PDIP Saat Mencoblos Di TPS 14 Tunjungtirto Singosari
Baca juga: Bu Risma Siap Banting Setir Jadi Pengusaha Pasca Purna Tugas Jadi Wali Kota Surabaya
Sedangkan wakilnya, Didik Gatot Subroto merupakan Ketua DPC PDI-P Kabupaten Malang yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang.
Sekretaris DPD PDI-P Jawa Timur Sri Untari mengatakan, Pilkada Kabupaten Malang merupakan salah satu prioritas.
Melansir Kompas.com: Berangkat dari Ponpes Tempat Ayahnya Belajar, Bupati Malang Mendaftar ke KPU, Pihaknya menargetkan kemenangan di daerah yang menjadi basisnya itu. "Malang adalah bagian dari target kami untuk menang.
Sehingga menunggu sendiri (proses pendaftaran) sampai selesai. Kami berniat untuk menang," katanya.
"Target kemenangan di atas 60 persen," tegasnya. Karena berada di situasi pandemi Covid-19, Sri Untari akan memelajari model kampanye yang sesuai.
Sebab, pelaksanaan kampanye harus melalui protokol kesehatan Covid-19. "Semua orang belum pernah pilkada di masa pandemi.
Ini Pilkada di masa pandemi, maka kita akan berjalan learning by doing. Kira-kira caranya begini, ternyata tidak cocok, kita akan rubah seiring waktu," jelasnya.