Breaking News:

Pilkada Malang 2020

Update Hasil Real Count Pilkada Malang 2020 Sabtu 12 Desember Sementara: Sanusi Masih Unggul 45,3%

Berikut update real count hasil Pilkada Malang 2020 sementara, Sabtu 12 Desember 2020. Sanusi masih unggul 45,3%, Lathifah 42,9% & Heri Cahyono 11,8%

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
KPU Kabupaten Malang
Potret Tiga Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malang 2020 

Disclaimer

  • Data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara adalah data yang hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap.
  • Apabila terdapat kekeliruan data pada formulir Model C.Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan.
  • Apabila terdapat perbedaan data yang terbaca oleh Sirekap dengan data yang tertulis pada Formulir C.Hasil-KWK, akan dilakukan koreksi pada Sirekap Web Tingkat Kecamatan.
  • Data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terbuka.

Berita Seputar Pilkada Malang 2020

1. DPC PDIP Kabupaten Malang Siap Hadapi Sengketa Pilbup Malang 2020

DPC PDIP Kabupaten Malang siap menghadapi sengketa Pilbup Malang 2020.
DPC PDIP Kabupaten Malang siap menghadapi sengketa Pilbup Malang 2020. (SURYAMALANG.COM/M Erwin)

DPC PDIP Kabupaten Malang siap menghadapi sengketa Pilbup Malang 2020.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Darmadi mengatakan pihaknya masih menunggu ada sengketa Pilbup Malang atau tidak.

"Bila ada sengketa, tuntutan, dan sebagainya, kami siap," terang Darmadi kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (12/12/2020).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Sanusi-Didik (Sandi) ini optimis pasangan petahana menang Pilbup Malang.

"Kami merekapitulasi secara faktual berbasis data setiap TPS yang masuk. Kami yakin hasilnya tidak akan banyak bergeser," terangnya.

Darmadi memastikan keunggulan pasangan SanDi diiringi data valid.

"Kami sudah siap 100 persen Lembar C1. Sekarang sudah masuk semua. Jadi kami siap bila terjadi persengketaan," ungkap Darmadi.

Darmadi memastikan tim mencari validitas data dengan cara terstruktur

"Kami memiliki sistem melalui badan saksi nasional di daerah," terangnya.

(M Erwin/Ratih Fardiyah/SURYAMALANG.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved