Selasa, 21 April 2026

Berita Mojokerto Hari Ini

Desainer Muda Kota Mojokerto Frinsisca Cristy Ciptakan Karya Padu Padan Batik dan Denim Ala K-Pop

Cristy tetap konsisten menggeluti bidang fashion lantaran masih banyak angan-angan yang akan diwujudkan.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Frinsisca Cristy (18) desainer muda bersama Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat memamerkan karya baju batik dan denim bertajuk Vintage Milenial, Sabtu (12/12/2020) 

Penulis : Mohammad Romadoni , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Para desainer muda berkreasi menyuguhkan karya desain fashion berbahan batik dari perajin lokal Kota Mojokerto.

Mereka tampak sibuk menyiapkan karya-karya fashion hasil desain sendiri di pendopo Rumah Rakyat Jalan Hayam Wuruk.

Karya desainer muda ini ditampilkan saat puncak pagelaran Mojokerto Batik Festival 2020 bertempat di Grand Atrium Sunrise Mall, Sabtu (12/12/2020) malam.

Frinsisca Cristy (18) merupakan desainer paling muda di antaranya sepuluh desainer lokal yang berpartisipasi dalam kegiatan Mojokerto Batik Festival 2020 tersebut.

Dia adalah desainer muda berbakat yang mampu menciptakan desain fashion apik dari bahan batik buatan perajin lokal dan dikolaborasikan dengan kain denim.

Hasil perpaduan kain batik bercorak cokelat dan denim warna biru itu didesain jadi fashion kekinian ala K-Pop, lengan panjang yang dilengkapi aksesori rantai pinggang sehingga semakin menambah kesan Casual.

Desain baju ini tergolong simpel yang dilengkapi kain batik dibentuk seperti rompi ternyata menyesuaikan fashion paling hits di kalangan anak muda milleneal kekinian.

Dapat dipakai fleksibel yaitu Casual maupun saat acara resmi.

Baju batik hasil karya Cristy, sapaan gadis cantik ini, begitu menyita perhatian saat dipajang di manekin bahkan dilirik oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspirasari.

"Saya mengambil tema Vintage dan Milenial disesuaikan fashion anak muda kekinian yang cenderung suka lengan baju model puff," ucap Cristy.

Dia mengatakan alasan memakai bahan denim lantaran anak muda lebih menyukai memakai baju berbahan tersebut.

Tambahan aksesori rantai untuk mempercantik penampilan dan menambah kesan Casual.

"Saya mengkombinasikan denim dan bahan batik ditambah aksesori rantai sering digunakan dalam fashion agar dapat dipakai oleh anak muda," terangnya.

Ada bagian item dari baju yang didesain yaitu jaket (Rompi) dan rok denim yang bisa dipakai maupun dicopot sesuai kebutuhan sehingga lebih menonjolkan batik.

Menurut dia, perpaduan kain batik buatan perajin lokal dan denim dibuat dalam bentuk baju itu bertujuan mengenalkan pada kaum muda untuk lebih mencintai produk buatan lokal sekaligus menghargai warisan budaya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved