Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Rekening Bank Emak-Emak Warga Blimbing Malang Dibobol, Pelakunya Diduga Peretas Akun Game Online

Uang sebesar Rp 10 juta lebih yang disimpannya di rekening tabungan bank mendadak lenyap. Ternyata ada 26 kali transaksi yang tidak diketahui.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Korban pembobolan rekening tabungan, Ahyani Musaidah saat datang ke Polresta Malang Kota, Selasa (22/12/2020) 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Uang tabungan di bank milik seorang ibu warga Blimbing Malang dibobol oleh orang yang diduga peretas akun game online Mobile Legends.

Akibat akun game online Mobile Legends milik anaknya diretas, Ahyani Musaidah, warga Perumahan Pondok BIimbing Indah, Kecamatan Blimbing, Kota Malang menjadi korban pembobolan rekening.

Uang sebesar Rp 10 juta lebih yang disimpannya di rekening tabungan bank mendadak lenyap.

Ahyani Musaidah mengaku terdapat 26 kali transaksi di rekeningnya. Padahal ia sama sekali tak memakai rekening itu untuk melakukan transaksi.

"Pembobolan itu terjadi pada tanggal 4 hingga 18 Desember 2020. Ke 26 transaksi yang tidak saya ketahui itu menuju ke pembayaran toko online bernama itemku.com," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Selasa (22/12/2020).

Ia menjelaskan hal itu baru diketahuinya setelah mengecek melalui mesin ATM.

"Waktu saya cek ke ATM, saldo saya kok sudah berkurang banyak. Kemudian saya cek lagi melalui M-Banking, ternyata ada 26 kali transaksi yang tidak saya ketahui. Dengan jumlah transaksi total sebesar Rp 10 juta lebih," jelasnya.

Korban pun melaporkan kejadian tersebut kepada BCA Malang. Namun korban tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

"Akhirnya saya hanya minta untuk rekening diblokir sementara waktu. Dan saya pun segera melaporkan kejadian itu ke Polresta Malang Kota pada Senin (21/12/2020) kemarin," tambahnya.

Dirinya mengaku sebelum kejadian ini terjadi, ia pernah bertransaksi di itemku.com. Untuk membelikan anaknya voucher game Mobile Legends.

"Dulu pernah transaksi Rp 300 ribu untuk belikan anak saya voucher game Mobile Legends. Tapi hanya sekali itu saja. Lalu akun game milik anak saya dihack dan terjadilah pembobolan ini," jujurnya.

Ia memastikan bahwa anaknya tidak pernah transaksi di luar sepengetahuannya.

Oleh karena itu, ia berharap polisi dapat segera mencari dan menangkap siapa pelaku pembobol rekeningnya itu.

"Semoga polisi dapat segera menangkap pelaku dan uang saya dapat kembali utuh," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved