Berita Malang Hari Ini

Semua Pihak Harus Maklumi Aturan Wisatawan dan Pendatang Rapid Tes Saat Berkunjung ke Kota Malang

Sutiaji minta semua pihak memaklumi aturan terkait wisatawan dan pendatang harus menunjukkan hasil Rapid Tes saat berkunjung ke Kota Malang

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji minta semua pihak memaklumi aturan terkait wisatawan dan pendatang harus menunjukkan hasil Rapid Tes saat berkunjung ke Kota Malang.

Menurtnya, aturan melalui Surat Edaran (SE) tersebut merupakan kebijakan kepala daerah dalam menangani Covid-19.

"Kepala daerah bertanggung jawab kapan ngerem dan ngegas. Saat ini Covid-19 menghantui."

"Mohon dimaklumi. Saat ini sedang ngerem. Kalau sudah oranye akan kami buka sebagaimana mestinya," ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (23/12/2020).

Keputusan yang telah dibuat oleh orang nomor satu di Kota Malang tersebut merupakan kebijakan dalam menangani Covid-19.

Mengingat saat ini Kota Malang telah memasuki zona merah Covid-19, dengan lonjakan kasus pasien positif Covid-19 yang cukup tinggi.

"Nanti kalau sudah masuk zona orange Covid-19. Semua akan kami buka kembali. Seperti bioskop, saat ini harus tutup lagi. Nanti kalau ke orange, baru dibuka lagi," ucapnya.

Meski demikian, Sutiaji mengatakan, bahwa aturan yang dia buat di Kota Malang sebenarnya agak longgar jika dibandingkan dengan daerah lain.

Hal tersebut, diketahui dari draft yang diperoleh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur saya dia rasa lebih ketat.

"Justru di kami (Kota Malang) agak longgar. Saya di share draft dari provinsi itu malah sangat ketat. jadi wisata itu hanya 25 persen saja," terangnya.

Untuk itu, Sutiaji meminta kepada semua agar tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Agar nantinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Malang bisa menurun dan stagnan.

"Mohon sekali lagi harap dimaklumi. Kami pun juga kepingin pendapatan kita semakin naik, hotel ramai, dan kami pun turut senang. Karena kita harus tau saatnya ngerem dan ngegas. Karena ini adalah untuk kepentingan kita semua," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved