Jumat, 10 April 2026

Berita Malang Hari Ini

2 Profesor Baru UB, Pidato Ilmiah Angkat Organisasi Sarang Laba-Laba dan Bambu untuk Cegah Longsor

2 Gubes Baru UB itu ialah Prof Dr Drs Kusdi DEA dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dan Prof Dr Ir As’ad Munawir MT dari Fakultas Teknik (FT).

SURYAMALANG.COM/Humas UB
Dua profesor baru Universitas Brawijaya (Ub) yang dikukuhkan Selasa (29/12/2020), yaitu Prof Dr Drs Kusdi DEA dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dan Prof Dr Ir As’ad Munawir MT dari Fakultas Teknik (FT) 

Penulis : Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Brawijaya (UB) akan mengukuhkan dua profesor baru, Selasa (29/12/2020).

Mereka adalah Prof Dr Drs Kusdi DEA dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dan Prof Dr Ir As’ad Munawir MT dari Fakultas Teknik (FT).

Kusdi dikukuhkan sebagai Profesor dalam bidang Ilmu Organisasi dan Sumber Daya Manusia di FIA.

Sedang As’ad Munawir dikukuhkan sebagai Profesor bidang Ilmu Geoteknik di FT.

Kusdi akan membawakan pidato ilmiah tentang "Rancangan Organisasi Sarang Laba-Laba dan Sumber Daya Manusia Untuk Industri 4.0".

"Perusahaan inti berkolaborasi dengan banyak mitra. Jika digambarkan itu seperti sarang laba-laba," jelas Kusdi Pada wartawan lewat aplikasi Zoom, Senin sore (28/12/2020)

Perubahan struktur organisasi ini menurutnya terutama di industri hospitality atau jasa.

Hal ini berdampak pada struktur organisasi SDM di perusahaan inti yang tidak lagi memerlukan banyak orang. Sebab semua banyak dikerjakan mitra. 

Perusahaan mitralah yang menyediakan barang-barang yang diinginkan konsumen dengan cepat.

Di industri pabrikan juga terjadi pergeseran karena buruh hanya sebagai operator.

Untuk itu, karena tuntutan teknologi, maka karyawan harus memiliki keterampilan pada teknologi.

Dijelaskan, dalam kondisi pandemi Covid-19, perusahaan konvensional dituntut melakukan transformasi agar usahanya tetap berjalan dengan bantuan teknologi informasi.

Adanya perubahan struktur organisasi kini, maka peran perguruan tinggi adalah membekali mahasiswa yang bisa mendukung transformasi itu.

Maka diperlukan SDM yang terampil untuk memenuhi kebutuhan di era industri 4.0 karena harus menjalankan fungsinya sebagai operator.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved