Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Selepas Melahirkan, Kakak Beradik di Malang Terkena Stroke, Camat Pakis Upayakan Penanganan

SURYAMALANG.COM, PAKIS - Akun Instagram @vivipdharapan mengunggah kisah pilu kakak beradik yang terkena penyakit stroke seusai melahirkan

IG vivipdharapan
Akun Instagram @vivipdharapan mengunggah kisah pilu kakak beradik yang terkena penyakit stroke usai melahirkan. Keduanya merupakan warga Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, PAKIS - Akun Instagram @vivipdharapan mengunggah kisah pilu kakak beradik yang terkena penyakit stroke seusai melahirkan.

Keduanya merupakan warga Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Akun tersebut menceritakan seorang perempuan bernama Hidayah menderita stroke setelah melahirkan anak keduanya.

Saudara Hidayah, yakni Mistiyani, juga mengalami stroke usai melahirkan anak pertamanya.

Pada postingan yang diunggah pada Rabu (30/12/2020) tersebut memaparkan londisi Mistiyani lebih parah. Pasalnya dia tidak bisa bicara maupun berjalan.

Kini, kakak beradik malang itu dirawat oleh kakak pertamanya di sebuah rumah kecil berdinding bambu.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, kakak pertama Hidayah dan Mistiyani setiap hari bekerja keras sebagai kuli.

Seusai menraktir makan bakso, akun @vivipdharapan memberikan donasi kepada Mistiyani dan Hidayah. Jumlahnya Rp 600 ribu.

Dana donasi terkumpul dari kepedulian relawan.

Menanggapi hal tersebut, Camat Pakis, Agus Harianto mengaku belum mengetahui kisah pilu yang dialami warganya tersebut.

"Dokter Puskesmas juga tidak menyampaikan kepada saya," kata Agus ketika dikonfirmasi.

Setelah mengetahui informasi ini, Agus akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang maupun Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang.

"Penyakit stroke nanti arahnya ke Dinas Kesehatan. Jika ini termasuk orang tidak mampu nanti ada dari Dinas Sosial," ujarnya.

Karena suatu alasan, Agus menyatakan pihaknya belum bisa berbuat banyak terkait musibah yang dialami keduanya.

"Kalau bantuan dari kecamatan sebenarnya gak ada anggarannya. Kalau ada ya dari dinas karena kecamatan itu sifatnya hanya mengkoordinasikan. Namun segera kita respon untuk ada tindak lanjut, agar segera mendapat penanganan selanjutnya," tutup Agus. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved