Breaking News:

Rincian PSBB Malang Raya 2021: Tempat Wisata Tetap Buka, Info Jam Buka dan Kuota Kafe dan Restoran

Inilah rincian PSBB Malang Raya 2021 yang akan mulai berlaku pada 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021 mendatang. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM
Ilustrasi - Penerapan PSBB Malang Raya 2021: aturan buka tempat wisata dan restoran di Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang 

Pengunjung di tempat-tempat wisata tidak sampai 50 persen.

"Kalau melihat kondisi Kota Batu, saya dapat laporan hotel dan wisata jauh dari target, seperti Selecta pengunjungnya 10 persen, Jatim Park Group 20 persen, padahal itu tidak menjadi masalah kerumunan. Mulai Nataru sampai saat ini operasionalnya merugi atau tidak nutut," ujar Dewanti, Jumat (8/1/2021).

Tempat wisata tetap buka.

Fasilitas umum juga dibuka.

Pemkot Batu akan menaruh perhatian kepada Alun-Alun Batu.

"Kami akan konsentrasi di Alun-alun agar tidak menjadi tempat berkumpulnya massa. Kami akan batasi. Jika ada pelanggaran aturan akan kami tutup," ungkapnya.

Dikatakan Dewanti, penyebab PSBB di Malang Raya dilakukan karena angka kematian yang tinggi akibat Covid-19.

Di Kota Batu, presentase kematian mencapai 8 persen.

Per 8 Januari 2021, tercatat ada 90 orang meninggal.

Dewanti telah menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan Batu, drg Kartika Trisulandari untuk tanggap mengatasi masyarakat yang sakit.

Bahkan sampai tingkat desa atau kelurahan.

"Saya menginstruksikan pada drg Kartika pengumuman ke desa kalau ada warganya yang sakit lapor, untuk nantinya akan di swab. Lalu keluarganya akan dibatasi untuk yang merawat dia, tidak semua keluar masuk," jelasnya.

Para kepala daerah di Malang raya sepakat tidak mengeluarkan peraturan baik Perwali atau Perbup.

Selama PSBB, pembatasan kegiatan hanya sampai jam 8 malam.

Hajatan nikahan boleh namun juga terbatas. (Benni Indo)

3. Kabupaten Malang: Tidak Ada Kebijakan Baru

Bupati Malang, Muhammad Sanusi menegaskan PSBB berbeda dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"PPKM lebih longgar dibanding PSBB lalu. Penerapannya sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021," sebut Sanusi ketika dikonfirmasi pada Jumat (8/1/2021).

Menurut Sanusi, perbedaan mendasar antara PPKM dengan PSBB lalu, tidak adanya penerapan penyekatan yang dilakukan di Check Point seperti halnya dilakukan saat PSBB.

"Kabupaten Malang bakal menuruti semua yang ada dalam instruksi Mendagri Nomor 1 tahun 2021," ucap Sanusi.

Terakhir, Sanusi menerangkan tidak membuat kebijakan baru tentang pencegahan virus corona selama PPKM berlangsung.

"Tidak ada perubahan itu instruksinya Gubernur. Gak boleh makai kebijakan sendiri yang bertentangan dengan peraturan yang ditentukan oleh kementrian," tutur Sanusi. (Mohammad Erwin)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved