Berita Malang Hari Ini
Para Penyintas Covid-19 Berbagi Kisah di Webinar STIE Malangkuceswara Malang : Jangan Lengah !
Para penyitas Covid-19 memberikan informasi bagaimana awal mereka tertular Covid-19 dan bagaimana proses mengatasinya.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
Penulis : Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - STIE Malangkuceswara lewat ABM Covid-19 Busters menggelar webinar "Jangan Lengah!!! Covid-19 Masih Ada Di Sekitar Kita", Jumat (15/1/2020).
Narasumbernya dr Danny Rivaldi Idris dan para penyitas Covid-19.
Acara dipandu Fera Tjahjani dari ABM Covid-19 Busters lewat aplikasi Zoom.
Ia menyajikan grafik konfirmasi positif Covid-19 yang cenderung stabil naik.
Data 14 Januari 2021, sudah mencapai 4490.
"Kita harus ekstra waspada pada diri sendiri semua karena grafik kasus positif Covid-19 naik," katanya mengawali acara.
Dijelaskan, yang tak muncul di media adalah berdasarkan home base data Satgas covid-19, ada konfirmasi positif dirawat di RS daerah lain. Maka berarti RS-RS penuh.
Dengan kondisi ini, ia berpesan agar semuanya jangan lengah, jangan terlena.
Para penyitas Covid-19 memberikan informasi bagaimana awal terkenanya dan mengatasinya.
Dr Danny menyatakan ia yang masih muda, tidak merokok dan rajin olahraga juga kena Covid meski ia juga menjalankan Prokes ketat.
"Awalnya demam tinggi. Keluhannya mirip tipes. Hari ke 4-5 ada diare," jelas dokter ini.
Seiring waktu juga ada batuk. "Waktu itu saya berharap menginap di RS. Tapi kemudian saya isolasi mandiri," terangnya.
Hari ke 6-7, badan lemas, kepala sakit.
Ia kemudian dirawat di RS sampai 11 hari. Kegiatan di RS diisi aktivitas seperti berjemur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/webinar-stie.jpg)