Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Tulungrejo Pare Kediri Dimakamkan, 1 Putrinya Belum Teridentifikasi

Korban Rahmania berangkat ke Pontianak bersama putrinya Fazilla Amara (6) dan Fathima Ashalina (5) dan Dinda Amelia selaku babysitter.

Penulis: Farid Farid | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Farid Mukarrom
Suasana pemakaman Rahmania Ekananda bersama Putrinya Fathimah Assalina di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Sabtu (23/1/2021) 

Penulis : Farid Mukarrom , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Korban kecelakaan pesawat terbang Sriwijaya Air SJ 182 asal TulungRejo, Pare Kediri, Rahmania Ekananda dan sang putri, Putri Fathimah Assalina telah dimakamkan, Sabtu (23/1/2021).

Seiring dengan pemakaman keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 ini pihak maskapai janjikan segera menyelesaikan persoalan uang santunan kepada pihak keluarga korban Rahmania Ekananda.

Kepala distrik Surabaya Manajer Sriwijaya Air, Brema Limbeng menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Rahmania Ekananda bersama Putrinya.

"Kami dari Sriwijaya memang fasilitasi dari awal sampai ke pemakaman. Kemudian untuk segala macam urusan mengenai santunan duka sudah kami selesaikan bersama Jasa Raharja," ungkapnya.

Menurut Brema Limbeng satu korban putri dari Rahmania Ekananda, Fazilla Amara masih belum teridentifikasi.

"Nanti kita tunggu hasilnya kalau untuk data tes DNA sudah ada semuanya dikirim ke Jakarta," ujarnya.

Sebelumnya, tangis haru mewarnai kedatangan hingga pemakaman Jenazah Rahmania Ekananda dan Putri Fathimah Assalina di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Sabtu (23/1/2021).

Tangis Nani Zarkasih Ibu Rahmania Ekananda tak terbendung usai melihat kedatangan peti jenazah putrinya yang jadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Sekitar pukul 13.30 WIB Rombongan jenazah yang dikawal oleh pihak kepolisian bersama TNI AU datang ke rumah Ibu Rahmania Ekananda.

Setelah datang di rumah duka, jenazah Rahmania Ekananda bersama putrinya langsung di solatkan di Masjid Al Itqan.

Rahmania Ekananda dimakamkan bersama dengan lokasi Pemakaman ayahnya Zarkasih yang sudah wafat terlebih dahulu.

Menurut juru kunci makam bahwa Abdul Banan untuk kedalaman makam Rahmania dan putrinya sudah sesuai dengan standar.

"Kedalama 170 dan lebarnya sekitar 230 cm karena ada peti juga jadinya lebar segitu," tuturnya.

Sementara itu pihak keluarga Rahmania Ekananda yang dalam hal ini diwakili oleh Dwi Agung selaku pamannya, menuturkan bahwa pihaknya berterimakasih kepada semua pihak yang membantu proses pemakaman keponakannya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved