Breaking News:

Berita Sampang Hari Ini

Cinta Terlarang ASN Wanita & Cowok Selingkuhan Terbongkar saat Insiden Mobil Goyang, Begini Nasibnya

Cinta Terlarang ASN Wanita & Cowok Selingkuhan Terbongkar saat Insiden Mobil Goyang di Pasar Kamisan Sampang, Begini Nasibnya

SURYAMALANG.COM/Hanggara Pratama
Barang bukti Mobil Luxio Nopol N 1037 KX yang sudah diamankan di halaman Mapolres Sampang, Senin (25/1/2021). 

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita di Kabupaten Sampang, Madura berinisial IR (35) yang sudah di tetapkan sebagai tersangka atas dugaan perzinahan terancam diberhentikan sementara dari tugasnya.

IR dilaporkan oleh suaminya sendiri lantaran berselingkuh dengan pria asal Kecamatan Banyuates, Sampang berinisial T.

Keduanya diketahui menjalin hubungan gelap atau cinta terlarang setelah digeruduk oleh warga saat berbuat mesum di dalam mobil yang di parkir depan Pasar Kamisan Kecamatan Ketapang, Sampang pada 21 Januari 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, pemberhentian sementara dilakukan berdasarkan PP 53 tahun 2021 tentang disiplin pegawai dan juga PP 11 tahun 2017 tentang ASN.

Baca juga: Kumpulan Perkawinan Sedarah Tergila, Ayah Hamili Anak Kandung Hingga Jadikan Cucu Pelampiasan Birahi

Baca juga: 5 Cinta Terlarang Terpanas: Video Syur Pak Dokter & Bu Bidan Hingga Istri Sediakan Cewek untuk Suami

Hal itu bertujuan guna mempermudah proses penyidikan yang dilakukan oleh Polres Sampang terhadap IR terkait insiden mobil bergoyang.

"Pemberhentian sementara dari jabatan negeri berjalan sejak dia ditahan hingga proses pengadilan selesai," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (26/1/2021).

"Saat dibebasakan dari jabatannya, hak gaji akan dibayar 50 persen dari jumlah gaji yang didapat setiap bulannya," imbuh dia.

Arif Lukman Hidayat menambahkan, untuk menetapkan sanksi tersebut terhadap IR, saat ini pihaknya masih melakukan konsultasi dengan Inspektorat untuk mendapatkan surat penahanan dari Polres Sampang.

"Surat penahanan nantinya akan dijadikan dasar pemberhentian sementara dari jabatan negeri," pungkasnya.

Untuk diketahui, akibat dari perbuatannya, IR bersama T disangkakan pasal 284 KUHP tentang perzinahan sebagai perbuatan persetubuhan dengan ancaman kurungan sembilan bulan.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved