Breaking News:

Fenomena Langka! Malam Ini Bulan Purnama Sejajar dengan Ka'bah dan Masjidil Haram Kota Makkah

Malam ini akan terjadi fenomena langka di mana bulan purnama sejajar dengan Ka'bah dan Masjidil Haram Kota Makkah. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM - Malam ini akan terjadi fenomena langka di mana bulan purnama sejajar dengan Kabah dan Masjidil Haram Kota Makkah

Fenomena langka bulan purnama sejajar dengan Kabah ini terjadi saat pulan pertama di tahun 2021 yang akan terbit pada tanggal 28 Januari 2021. 

Bulan punama pertama tahun 2021 ini menjadi spesial karena akan melintasi dan menerangi langit Makkah Arab Saudi.

Yang mana bulan purnama akan tegak lurus diatas Kabah beberapa jam sesudahnya, demikian dilansir Al-Arabiya hari Minggu, (24/01/2021) mengutip kalangan astronom Arab Saudi.

Seperti dikutip dari Kompas.tv dalam artikel berjudul, " Bulan Purnama Pertama Akan Tegak Lurus di Atas Ka'bah dan Masjidil Haram Kota Makkah".

Bulan purnama pertama di tahun 2021 akan terbit tanggal 28 Januari atau 15 Jumadil Akhir malam nanti, menerangi langit Makkah Arab Saudi, dimana bulan purnama akan tegak lurus diatas Kaabah lepas tengah malam sesudahnya, demikian dilansir Al-Arabiya hari Minggu, (24/01/2021)
Bulan purnama pertama di tahun 2021 akan terbit tanggal 28 Januari atau 15 Jumadil Akhir malam nanti, menerangi langit Makkah Arab Saudi, dimana bulan purnama akan tegak lurus diatas Kaabah lepas tengah malam sesudahnya, demikian dilansir Al-Arabiya hari Minggu, (24/01/2021) (Tribunnews)

Dobrak Pintu Kamar, Pria Ini Kaget Lihat Anak Gadisnya Bareng Pria 56 Tahun di Dalam Kamar

Terlihat Seperti Orang Bingung, Pria Ini Tewas Gantung Diri di Rumah Neneknya di Kediri

Nasi Goreng Ambyar Versi Jumbo di Zest Hotel Jemursari Surabaya, Seporsi Bisa untuk 5 Orang

Fenomena alam dimana bulan purnama tegak lurus dan sejajar diatas Kabah dan Masjidil Haram ini akan mencapai puncak pada pukul 00:43 lewat tengah malam, hari Jum'at (29/01/2021) atau 16 Jumadil Akhir waktu Makkah.

Pada saat itu, masyarakat Mekkah akan dapat melihat dengan mata telanjang bulan purnama yang muncul secara vertikal di atas Masjidil Haram.

"Bulan akan terbit dari ufuk Utara/Timur Laut, dan Barat di ufuk Utara/barat laut,"

"yang berarti ia akan mengikuti jalur tinggi matahari musim panas setelah enam bulan melintasi langit malam," kata Majid Abu Zahra, presiden dari Jeddah Astronomical Society, dalam sebuah wawancara dengan Al-Arabiya.

Menurut Majid Abu Zahra, "saat tegak lurus di atas Masjidil Haram itu, bulan akan berada di ketinggian 89.57.46 derajat, dengan lingkaran purnama 99,99 persen penuh bercahaya dengan jarak 381,125 kilometer dari bumi, pukul 00.43 waktu Makkah," yang berarti pukul 4.43 subuh waktu Jakarta. 

Grafik ini menunjukkan bulan purnama. Bulan purnama pertama di tahun 2021 akan terbit tanggal 28 Januari atau 15 Jumadil Akhir malam nanti, menerangi langit Makkah Arab Saudi, dimana bulan purnama akan tegak lurus diatas Kaabah lepas tengah malam sesudahnya, demikian dilansir Al-Arabiya hari Minggu, (24/01/2021)
Grafik ini menunjukkan bulan purnama. Bulan purnama pertama di tahun 2021 akan terbit tanggal 28 Januari atau 15 Jumadil Akhir malam nanti, menerangi langit Makkah Arab Saudi, dimana bulan purnama akan tegak lurus diatas Kaabah lepas tengah malam sesudahnya, demikian dilansir Al-Arabiya hari Minggu, (24/01/2021) (timeanddate.com via Kompas.tv)

Terpeleset, 3 Siswi SMP Tewas Tenggelam di Telaga Baru Cerme Kidul, Gresik

Angel Jadi Pelakor di Pernikahan Wakil Ketua DPRD dan Dokter Cantik, Punya Gelar Kontes Kecantikan

Siapa James Arthur Kojongian ? Wakil Ketua DPRD - Suami Dokter Cantik Michaela, Ia Mengaku Khilaf

Setelah tegak lurus diatas Ka'bah dan Masjidil Haram, tambah Abu Zahra, "bulan akan tetap di langit selama sisa malam di Makkah hingga terbenam saat matahari terbit," yang jatuh pada hari Jumat, (29/01/2021).

Abu Zahra menjelaskan, fenomena astronomi ini dapat digunakan untuk mengetahui arah kiblat secara sederhana dari beberapa wilayah di dunia.

Hal ini terjadi karena warga yang berada di lokasi geografis yang jauh dari Masjidil Haram dapat mengandalkan arah bulan yang mengacu pada Mekkah,".

Selain itu tutur Abu Zahra, “Secara umum, pertengahan bulan hijriah kali ini adalah waktu yang ideal untuk memantau kawah bercahaya di bulan menggunakan teleskop. Alur kawah radioaktif ini adalah endapan bahan memantulkan cahaya, membentang sejauh ratusan kilometer dari pusat kawah,” tutur Abu Zahra.

Di malam-malam setelahnya, tambahnya, bulan akan terbit satu jam lebih lambat, dan dalam beberapa hari kemudian hanya akan terlihat di langit fajar dan dini hari,"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved