Berita Malang Hari Ini
Prodi PGSD UMM Gelar Webinar Menyiapkan Pendidik Profesional Di Era Society 5.0
Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan webinar "Menyiapkan Pendidik Di Era Society 5.0".
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan webinar "Menyiapkan Pendidik Di Era Society 5.0".
Narasumbernya yaitu Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Dwi Nurani (Analis Pelaksanaan Kurikulum Direktorat Pendidikan Dasar Menengah Kemendikbud, Dekan FKIP dan Kaprodi PGSD UMM. Acara dibuka oleh Rektor UMM, Dr Fauzan MPd.
"Saya senang kawan-kawan PGSD mengangkat tema futuristik tentang pendidik. Yang kita ajarkan saat ini untuk bekal hidup mereka pada saatnya," kata Fauzan.
Pendidik yang profesional adalah yang memiliki simpati, empati dan tanggung jawab pada yang dididik.
Dwi Nurani membawakan materi yang sedianya dibawakan oleh Dra Sri Wahyuningsih MPd, Direktur Pendidikan Dasar Menengah yang berhalangan hadir.
Dijelaskan Dwi Nurani, dalam perkembangan kini, manusia harus bersinergi dengan teknologi. Profesi guru juga harus memiliki kompetensi yang diperlukan di abad 21.
Sedang society 5.0 adalah konsep pada masyarakat yang terpusat pada manusia yang berbasis teknologi. Ini dipelopori oleh Jepang pada 2019. Dampaknya juga ke pendidikan.
Menghadapi era itu, mska perlu literasi data, manusia, teknologi dan menjadi pembelajar sepanjang masa.
"Maka pendidik harus memiliki keterampilan di bidang digital dan berpikir kreatif. Guru juga harus kreatif dan dinamis agar siswa tidak bosan dan nyaman," katanya.
Di era ini, pendidik bisa memanfaatkan IoT (Internet of Things) pada dunia pendidikan, virtual kecerdasan buatan dll.
"Yang penting jadilah guru penggerak, motivator dan mengutamakan dan berpihak pada siswa. Jangan membanding-bandingkan satu siswa ke yang lain," paparnya.
Meski sudah ada teknologi, namun peran guru tidak akan tergantikan.
"Tetap. Sebab Ada interaksi langsung di kelas, ada ikatan emosional guru-siswa, guru tetap jadi modeling siswa dan masih bisa menanamkan karakter," kata dia.
Untuk mendukung itu, maka guru harus memiliki kemampuan public speaking, melek teknologi dll.
Sedang Walikota Batu, Dewanti Rumpoko membeberkan kondisi pendidikan di Kota Batu. Dimana sampai saat ini masih belum mengizinkan tatap muka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suasana-universitas-muhammadiyah-malang-umm.jpg)